Asahan, Beritamerdekaonline.com — Mariah (50), Seorang Warga Miskin yang hidup sendiri di Dusun IX Desa Bangun Sari Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara butuh perhatian dari Pemerintah Kabupaten Asahan hanya dapat bantuan itupun hanya bantuan beras 10 Kg perbulan selama 3 tahun kurang lebih dan pernah macet tidak dapat dan sekarang sudah dapat kembali.

Diketahui, Ibu Mariah (50) ditinggal meninggal 10 tahunan oleh orang tua dan belum pernah menikah dengan keadaan hidup sendiri di gubuk yang tak layak huni beliau butuh perhatian dari pemerintah setempat dan pemerintah Kabupaten Asahan mengharapkan bantuan bedah rumah karena keadaan fisik rumah yang sangat menyedihkan.

Dikonfirmasi awak media Ali Usman Sitorus Ketua Masyarakat Peduli Asahan (MAPAS) Kabupaten Asahan mengatakan pada Kamis, (30/03/2023). Untuk pemerintah desa/kecamatan dan kabupaten Asahan agar Sudi kiranya memperhatikan masyarakat yang miskin dan susah terkhusus Ibu Mariah (50) warga dusun IX, Desa Bangun Sari Kecamatan Silau Laut yang tinggal seorang diri dengan kondisi rumah yang tak layak huni atau ditempati.

“Apalagi bulan ini adalah bulan suci Ramadhan 1444 H/2023 dalam kesempatan ini, kita harus gencar untuk mencari pahala”, ucapnya.

Lanjutnya, Saya sangat miris dan sedih melihat kondisi rumah Ibu Mariah diduga beliau tidak perhatikan dari pemerintah desa/kecamatan atau kabupaten Asahan, Saya memohon dan meminta kepada pemerintah kabupaten Asahan agar memberi perhatian atau bantuan kepada ibu Mariah (50) terkait bedah rumah yang diharapkan seorang gadis tua yang belum pernah menikah tersebut”, Pungkasnya. (DODI ANTONI)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.