Kepahiang, Beritamerdekaonline.com – Guna mensupport pembangunan di Kepahiang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang mulai mengajukan pencairan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Total pencairan dana yang diajukan senilai lebih kurang Rp 8 Miliar. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PUPR Kepahiang, Rudy A Sihaloho, Selasa (06/04/2021).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kepahiang Rudy A Sihaloho, ST.

“Kita akan ajukan pencairan dana kurang lebih Rp 8 Miliar. Rinciannya, untuk pekerjaan Batu Bandung-Renah Kurung sekira Rp 3 Miliar dan untuk pekerjaan Jalan Cinta Mandi-Langgar Jaya Rp 4 Miliar,” ungkap Rudy.

Ia berujar, progres pekerjaan jalan Batu Bandung-Renah Kurung sudah mencapai 20 Persen, sedangkan jalan Cinta Mandi-Langgar Jaya sudah mencapai 15 persen.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kepahiang Rudy A Sihaloho, ST saat menghadiri RDP di DPRD Kepahiang.

“Berdasarkan audit dari konsultan dan perhitungan mereka, dengan progres pengerjaan yang sudah 20 Persen dan 15 persen itu, kita sudah bisa mengajukan pencairan dana,” ujarnya.

Jalan yang akan dibangun Dinas PUPR Kepahiang.

Rudy menuturkan, saat ini dua titik proyek itu dikerjakan oleh PT. Bayu Inti Pelangi dan PT. Sarana Multikarya Indonesia. PT Bayu Inti Pelangi mengerjakan proyek jalan Cinta Mandi-Langgar Jaya dan PT Sarana Multikarya Indonesia mengerjakan proyek peningkatan jalan penghubung Renah Kurung-Batu Bandung.

Sebelumnya, kontraktor lainnya, yakni PT Nurangga Brother’s Putra yang mengerjakan pekerjaan peningkatan jalan Pusat Pemerintahan-Desa Barat Wetan sudah mencairkan uang muka sebanyak 20 persen dari total anggaran pekerjaan senilai Rp 23,9 Miliar.

“Sebelum ini PT Nurangga Brother’s sudah mencairkan uang muka. Sementara yang dua ini, PT Bayu Inti dan Sarana Multikarya belum sama sekali,” tutur Rudy.

Untuk diketahui, proyek akselerasi pembangunan yang dananya bersumber dari pinjaman PT SMI ini memiliki tiga titik pembangunan. Rinciannya pembangunan dan peningkatan Jalan Pusat Pemerintahan-Barat Wetan senilai Rp 23,9 miliar, pembangunan Jalan Cinto Mandi-Damar Kencana Rp 18,5 miliar, dan peningkatan Jalan Renah Kurung-Batu Bandung Rp 12,7 miliar.(Adv)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.