Muara Teweh, Berita Merdeka Online — Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi membatalkan rencana menghadirkan Guest Star Toton dan Jacsen Tabola Bale pada malam pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Barito Utara 2025 di Muara Teweh. Keputusan ini diumumkan pada Sabtu malam sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban banjir yang melanda wilayah Sumatera serta sejumlah daerah lainnya di Indonesia.
Pembatalan tersebut ditetapkan melalui surat resmi bernomor 400.4.1/1044/Disbudparpora/2025, yang ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Barito Utara, Hj Annisa Cahyawati S.Ag., MK. Surat itu ditujukan kepada Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barito Utara dan mempertegas bahwa seluruh bentuk hiburan pada rangkaian PORKAB harus dibatalkan.
Dalam surat tersebut, Kadis menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan arahan Bupati Barito Utara setelah menerima petunjuk langsung dari Gubernur Kalimantan Tengah. Seluruh kegiatan hiburan, termasuk seni, musik, dan penampilan artis, dinyatakan tidak boleh digelar demi menunjukkan empati kepada saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

“Dengan rasa penuh empati dan perhatian mendalam, diberitahukan bahwa berdasarkan petunjuk Bupati Barito Utara yang mendapat arahan dari Gubernur Kalimantan Tengah, seluruh kegiatan hiburan pada PORKAB Barito Utara agar dibatalkan,” tulis Kadis dalam surat resminya.
Menyusul keputusan tersebut, Panitia Pelaksana PORKAB Barito Utara secara resmi menghentikan rencana hiburan pada malam pembukaan maupun penutupan. Langkah ini juga telah dipertegas oleh Ketua Umum KONI Barito Utara, Hj Henny Rosgiaty Rusil SP., MM, yang menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan instruksi pemerintah daerah.
Henny, yang juga merupakan Anggota DPRD Barito Utara, menjelaskan bahwa KONI langsung menggelar rapat internal setelah menerima surat dari pemerintah daerah. Hasilnya, seluruh agenda hiburan termasuk undangan kepada Toton dan Jacsen Tabola Bale dibatalkan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak. Acara penutupan Porkab Barito Utara tahun 2025 di Arena Tiara Batara pada 9 Desember 2025 resmi dibatalkan,” ujar Henny.
Meskipun hiburan dibatalkan, kegiatan pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal. PORKAB Barito Utara 2025 diikuti sekitar 1.179 atlet dari sembilan kecamatan, mempertandingkan sembilan cabang olahraga. Total medali yang diperebutkan mencapai 204 emas, 204 perak, dan 262 perunggu.
Pemerintah daerah berharap langkah pembatalan ini menjadi simbol solidaritas dan empati masyarakat Barito Utara terhadap korban bencana di Aceh dan Sumatera. Penyelenggaraan PORKAB tetap dimaksimalkan agar menjadi wadah pembinaan atlet daerah tanpa mengurangi rasa kepedulian terhadap sesama. (Carli)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan