Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bengkulu mengajak media massa berperan aktif dalam pengawasan penyelenggaraan Pilkada 2024. Ajakan ini disampaikan Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu, Faham Syah, dalam konferensi pers yang digelar di Two K Azana Style Hotel, Selasa (26/11).

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu memaparkan berbagai upaya pengawasan yang telah dilakukan, mulai dari pelaporan dan penanganan pelanggaran, pengawasan aktivitas kampanye, hingga pendistribusian logistik pemilu.
“Sinergi antara Bawaslu, KPU, dan media sangat penting untuk memastikan Pilkada berjalan dengan lancar, mulai dari pendaftaran pasangan calon hingga pleno penetapan pemenang,” ungkap Faham Syah.
Data penanganan pelanggaran yang dipaparkan menunjukkan bahwa Bawaslu telah menangani 54 temuan laporan. Dari jumlah tersebut, 13 merupakan temuan langsung, sedangkan 41 lainnya berasal dari laporan masyarakat yang diregistrasi. Sebanyak 22 laporan tidak diregistrasi, dan satu laporan masih dalam proses.
Meski demikian, Faham Syah mengakui adanya keterbatasan sumber daya manusia di jajaran Bawaslu. Di tingkat provinsi, hanya terdapat lima anggota, sementara di tingkat kabupaten/kota hanya ada tiga anggota per wilayah. Untuk mengatasi kendala ini, Bawaslu telah melibatkan 1.513 pengawas yang tersebar hingga tingkat RT.
Namun, keterlibatan media dinilai krusial untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
“Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mengawasi potensi pelanggaran selama proses Pilkada. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjaga integritas penyelenggaraan pemilu,” ujar Faham Syah.
Bawaslu juga menekankan pentingnya pengawasan bersama untuk menciptakan Pilkada yang jujur dan adil. Selain itu, transparansi dalam pelaporan serta penyelesaian pelanggaran diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pesta demokrasi.
Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu berharap kolaborasi ini dapat berjalan efektif hingga seluruh tahapan Pilkada selesai. Dengan langkah-langkah pengawasan yang terus diperkuat, Bawaslu optimis dapat menciptakan proses Pilkada yang berkualitas dan demokratis di Provinsi Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan