SEMARANG, Berita Merdeka Online – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah bersama Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memperkuat Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba) sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sejak usia dini.
Penguatan gerakan tersebut digaungkan dalam kegiatan Jalan Sehat Hari Anti Narkotika Internasional 2026 bertajuk One Step Against Drugs: Melangkah Bersama untuk Indonesia Bersinar yang digelar di halaman Kantor BNNP Jawa Tengah, Jalan Madukoro Blok BB, Semarang, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema Membangun Generasi Sehat, Cerdas, dan Kuat melalui Gerakan ANANDA BERSINAR Menuju Indonesia Emas 2045 itu diikuti pelajar, kader PKK, relawan antinarkoba, organisasi masyarakat, Forkopimda, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum. Selain jalan sehat, peserta juga mengikuti senam bersama, hiburan, dan kampanye hidup sehat tanpa narkoba.
Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Agus Rohmat, menegaskan peringatan HANI tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi harus menjadi momentum memperkuat gerakan bersama dalam melindungi anak dan remaja dari ancaman narkotika.
Menurutnya, Gerakan ANANDA BERSINAR lahir dari keyakinan bahwa perang melawan narkotika harus dimulai dari keluarga, sekolah, dan lingkungan tempat anak tumbuh.
“Ketika seorang anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, yang terancam bukan hanya kesehatannya. Pendidikan, cita-cita, dan masa depannya ikut terancam. Pada akhirnya keluarga dan masa depan bangsa juga terdampak. Karena itu, pencegahan harus dimulai jauh sebelum anak menjadi korban,” ujar Agus.
Ia mengatakan anak tidak cukup hanya diberi pemahaman mengenai bahaya narkoba, tetapi juga harus dibekali kemampuan mengenali ancaman, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, serta memiliki keberanian menolak ajakan menggunakan narkotika.
“Anak harus memiliki ketahanan diri, mampu mengenali sesuatu yang berbahaya, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, berani mengambil keputusan yang benar, dan yang paling penting, berani berkata tidak ketika ada orang yang menawarkan narkoba,” katanya.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan Pemerintah Kota Semarang mendukung penuh Gerakan ANANDA BERSINAR sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurutnya, anak-anak harus tumbuh sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan narkoba.
“Anak-anak Kota Semarang adalah masa depan kita. Karena itu, pencegahan narkoba harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya tugas BNN atau pemerintah,” ujar Agustina.
Melalui sinergi BNNP Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Gerakan ANANDA BERSINAR diharapkan tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi gerakan nyata yang mampu memperkuat ketahanan generasi muda terhadap bahaya narkoba sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan