TENGARAN, Berita Merdeka Online — Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Warga bersama prajurit TNI bergotong royong membongkar konstruksi kayu rumah warga yang masuk dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Senin (20/7/2026).

Sejak pagi, warga dan anggota Satgas TMMD terlihat berbagi tugas di lokasi. Pembongkaran dilakukan secara manual dan penuh kehati-hatian, terutama saat melepas bagian atap dan rangka kayu bangunan.

Material yang masih layak digunakan dipisahkan dan dikumpulkan agar dapat dimanfaatkan kembali. Sementara bagian bangunan yang sudah tidak memungkinkan dipakai disingkirkan dari lokasi untuk memudahkan proses pembangunan berikutnya.

Pembongkaran tersebut menjadi tahap awal sebelum rumah direhabilitasi dengan struktur yang lebih kokoh, aman dan layak huni. Setiap pekerjaan dilakukan bersama-sama agar proses pembangunan dapat berjalan efektif dan sesuai target.

Bagi warga penerima manfaat, kegiatan tersebut menjadi awal dari perubahan besar terhadap kondisi hunian mereka. Rumah yang sebelumnya membutuhkan banyak pembenahan akan ditata kembali sehingga lebih aman dan nyaman bagi keluarga.
Kehadiran masyarakat dalam proses pembongkaran juga menjadi bukti bahwa program TMMD tidak berjalan satu arah. Warga ikut terlibat sejak tahap awal, sekaligus menunjukkan rasa memiliki terhadap pembangunan yang nantinya akan mereka manfaatkan.

Suasana gotong royong semakin mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat. Di tengah pekerjaan fisik yang cukup berat, komunikasi dan kebersamaan tetap terjaga.
Bagi Satgas TMMD, dukungan warga menjadi salah satu kekuatan penting dalam menyelesaikan sasaran pembangunan. Sementara bagi masyarakat, kehadiran TNI memberikan motivasi untuk bersama-sama memperbaiki lingkungan dan kualitas hunian.

Program rehabilitasi RTLH tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan bangunan yang lebih layak, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.

Dari pembongkaran sederhana sebuah rumah, terlihat semangat besar untuk membangun kehidupan yang lebih baik. TNI bekerja, warga bergerak, dan gotong royong menjadi kekuatan untuk mengubah rumah tidak layak menjadi hunian yang lebih bermartabat.
(Ikhsan).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.