KABUPATEN SEMARANG, Berita Merdeka Online — Kekhawatiran Pak Pujiono terhadap kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini berganti rasa syukur. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) miliknya di Desa Gompyong, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, resmi mencapai 100 persen melalui program TMMD Reguler ke-129, Rabu (12/8/2026).

Rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan kini berubah menjadi hunian yang lebih kokoh, rapi dan layak ditempati. Penyelesaian seluruh pekerjaan menjadi kabar membahagiakan bagi keluarga Pak Pujiono yang selama ini mendambakan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Tahapan pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Satgas TMMD bersama masyarakat. Semangat gotong royong menjadi salah satu faktor penting yang mendukung penyelesaian rehabilitasi hingga mencapai target.

Setelah seluruh bagian bangunan diselesaikan, rumah tersebut kini lebih siap memberikan perlindungan bagi keluarga dari hujan maupun berbagai kondisi cuaca. Penataan akhir juga dilakukan untuk memastikan hunian terlihat bersih dan nyaman.

Bagi keluarga Pak Pujiono, perubahan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan. Rumah baru menjadi simbol harapan untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan rasa aman dan ketenangan yang lebih baik.

Suasana haru dan bahagia turut terasa di sekitar lokasi. Warga yang ikut menyaksikan selesainya pembangunan memberikan dukungan kepada keluarga penerima manfaat.
Gotong royong yang terbangun selama proses rehabilitasi juga memperlihatkan kuatnya kepedulian masyarakat Desa Gompyong. Prajurit TNI dan warga bekerja bersama menyelesaikan setiap tahapan hingga rumah tersebut benar-benar siap ditempati.

Program TMMD Reguler ke-129 melalui sasaran rehabilitasi RTLH tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Kebersamaan yang tumbuh selama pembangunan menjadi bagian penting dari keberhasilan program.

Kini, rumah Pak Pujiono berdiri lebih kokoh di tengah lingkungan masyarakat. Bangunan tersebut menjadi bukti bahwa kerja bersama mampu mengubah kondisi hunian sekaligus menghadirkan harapan baru bagi keluarga.

Bagi Satgas TMMD dan warga, rampungnya RTLH tersebut menjadi capaian yang patut disyukuri. Sebab, di balik bangunan yang telah selesai, terdapat kerja keras, kepedulian dan semangat gotong royong.
Dari rumah yang sebelumnya penuh keterbatasan, kini lahir hunian yang lebih layak. TMMD tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun rasa aman dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga di Desa Gompyong.
(Ikhsan).


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.