Tolitoli, BeritaMerdekaOnline.com — Dalam upaya memperkuat koordinasi pembangunan daerah dan meningkatkan efektivitas pengelolaan dana transfer ke daerah, Bupati Tolitoli Amran H. Yahya menghadiri rapat kerja bersama Tim Badan Anggaran (Banggar) DPR RI masa persidangan II tahun 2025–2026 yang digelar di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan strategis tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, hingga 7 November 2025. Agenda ini diikuti oleh seluruh bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny Lamadjido, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng.
Rapat kerja tersebut membahas sejumlah isu penting terkait percepatan pembangunan berkelanjutan di daerah, efektivitas penggunaan dana transfer dari pemerintah pusat, serta upaya mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam keterangannya, Bupati Tolitoli Amran H. Yahya menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan publik.
“Kami membawa data dan dokumen pendukung yang menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tolitoli dalam tata kelola layanan publik dan aset daerah. Ini juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bupati Amran, Rabu (5/11/2025).
Menurutnya, pengawasan dan evaluasi terhadap penggunaan dana transfer ke daerah harus dilakukan secara berkesinambungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia menilai, dengan komunikasi intensif antara DPR RI dan kepala daerah, kebijakan pembangunan akan lebih tepat sasaran dan berdampak luas.
“Rapat kerja ini sangat penting sebagai ruang bertukar pandangan dan menyatukan persepsi untuk kemajuan bersama seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Selain membahas aspek fiskal dan anggaran, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai masukan, saran, serta rekomendasi mengenai potensi penerimaan daerah dan efektivitas alokasi dana dalam APBN tahun 2026.
Bupati Amran menegaskan bahwa Tolitoli terus berkomitmen menjalankan prinsip transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran, termasuk mendorong kemandirian fiskal daerah guna mengurangi ketergantungan terhadap dana pusat.
Kehadiran seluruh unsur Forkopimda Provinsi Sulteng, pejabat daerah, dan lembaga terkait menandakan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memastikan pembangunan di Sulawesi Tengah berjalan seimbang dan berkeadilan. (Alm)




Tinggalkan Balasan