Tolitoli, BeritaMerdekaOnline.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan logistik dan peralatan tanggap darurat untuk korban banjir di Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya, pada Selasa (4/11/2025).

Penyerahan bantuan berlangsung di kantor Pemerintah Kabupaten Tolitoli. Bantuan dari BNPB tersebut kemudian diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tolitoli untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak dan digunakan dalam kegiatan penanganan bencana.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi satu unit tenda pengungsi besar, 50 unit tenda keluarga, 200 matras, 200 selimut, makanan siap saji, serta paket sembako bagi warga yang rumahnya terendam banjir.

BNPB Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Tolitoli, Pemda Fokus Normalisasi Sungai

Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat melalui BNPB yang memberikan dukungan penuh kepada daerah.

“Bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mendukung penanganan bencana di Tolitoli. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat terdampak banjir,” ujar Amran H. Yahya.

Lebih lanjut, Bupati Amran menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama BPBD dan seluruh unsur Forkopimda masih terus melakukan upaya pasca-banjir, termasuk normalisasi dan pengerukan sejumlah sungai yang mengalami pendangkalan.

Fokus utama kegiatan saat ini berada di wilayah Kecamatan Baolan, yang menjadi titik terparah terdampak banjir bandang beberapa hari lalu. Pengerukan sungai dilakukan menggunakan alat berat jenis ekskavator untuk mengembalikan fungsi sungai agar dapat menampung debit air secara optimal.

Selain normalisasi sungai, pemerintah daerah juga mengambil langkah tegas dengan melakukan pembongkaran bangunan rumah yang berdiri di atas bantaran sungai. Keputusan tersebut telah disepakati bersama antara pemerintah dan warga melalui musyawarah sebelumnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi bangunan yang menghambat aliran air sungai. Semua ini demi keselamatan warga dan pencegahan agar banjir serupa tidak terulang,” tegas Bupati Amran.

Pantauan BeritaMerdekaOnline.com di lapangan menunjukkan bahwa kegiatan normalisasi dan pembersihan masih berlangsung dengan melibatkan BPBD, TNI, Polri, dan sejumlah relawan. Pemerintah berharap, upaya ini dapat mempercepat pemulihan dan mengembalikan aktivitas masyarakat seperti semula.

Dengan langkah cepat dari BNPB dan koordinasi pemerintah daerah, diharapkan penanganan pasca-bencana di Tolitoli menjadi lebih efektif dan mampu meminimalkan risiko bencana di masa mendatang. (Alm)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.