Padang Lawas, BMon – Berita Merdeka Online – Seorang Kepala Desa di Kecamatan Sosa Timur Kabupaten Padang Lawas ( Palas ) Sumatera Utara, berani menelantarkan Proyek Dana Desanya diduga akibat merasa punya beking Aparat Penegak Hukum ( APH ).
Dimana saat ini, seluruh Desa di Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mengkelola Dana Desa proyek Tahun Anggaran (TA) 2020 saat ini bulan April 2021 sudah tahap akhir penyelesaian administrasi pertanggung jawaban, namun kenyataannya di Desa Gunung Intan Sosa Timur ini tentu bagi masyarakat manapun yang masih sehat jiwa dan pemikirannya pasti cukup prihatin melihat proyek yang ada di Desa tersebut.
Seperti, Pantauan Beritamerdekaonline.com ke Desa tersebut kemaren Jum’at (2/4), melihat adanya Proyek Dana Desa Tahun Anggaran 2020 yang ditelantarkan, seperti pembangunan 5 unit Rumah tidak layak huni (RTLH) belum selesai, Pembangunan 2 unit Air Bersih belum dapat berfungsi, hanya pembangunan jalan Rapat beton yang kategori selesai.
Saat itu, Dua orang Warga yang tidak mau identitasnya disebutkan menceritakan bahwa, masih ada lagi dua proyek yang belum jelas keberadaannya di Desa Gunung Intan ini seperti pembuatan kebun Sayuran Alternatif dari Paralon dan pengadaan 10 unit Kolam dan ikannya.
Dikatakannya, ” wah,,, ngeri Pak.. ! kami warga Desa Gunung Intan ini tak berani berbuat apa apa, nanti kami dimarahi Kepala Desa, semuanya disini semena mena dia, Desa kami seperti ditelantarkan buktinya pembangunan belum selesai tidak jadi masalah, beking Kepala Desa kami kuat itu Pak, mana ada yang berani Pak menegurnya, jelas warga menceritakan.
” Ketika ditanya dimana Rumah Kepala Desa, Warga menjawab tidak tau Pak….” kata Orang sih tinggal di Desa Papaso,,,” dan ketika di Tanya rumah Ketua BPD nya, warga tetap menjawab tidak tau,, hanya kata orang tinggal di Desa Kampung Jawa Provinsi Riau, sembari menjawab lagi Kepala Desa dan Ketua BPD kami yang jelas tidak ada yang tinggalnya di Desa Gunung Intan ini. Pungkasnya.
Ketua BPD Desa Gunung Intan Syarifah Nasution ketika hendak dikonfirmasi, belum berhasil di hubungi dan ditemui, karena sesuai cerita warga mereka tinggal menetapnya jauh di Desa lain.
Sementara, ” Kepala Desa Gunung Intan Ibu Tiamsu Nasution ketika di konfirmasi Beritamerdekaonline Via Chattingan ke Nomor WhatsAppnya 0823 8278 99xx, ibu itu menjawab ” Klau bapak mau tau info nya langsung aja bpak ke kantor desa atau ke kantor camat” jelasnya. (Bonardon)



Tinggalkan Balasan