Aceh Tengah, Beritamerdekaonline.com – Dinas Kesehatan  akan memberikan 200 ribu buah Masker kepada masyarakat. Demikian dikatakan Jayusman, S.KM., M.M., kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah. Selasa (16/6/2020).

Menurutnya  Masker terbuat dari kain itu akan dibagikan kepada masyarakat dan diserahkan secara simbolis besok Rabu (17/6/2020) oleh bapak Bupati Aceh Tengah Shabela AB di kecamatan Silihnara kepada Camat setempat, selanjutnya untuk dibagi kepada Desa/kampung sesuai dengan jumlah penduduknya.

Masker yang dibuat tersebut menurut Wahyudi selaku PPTK kegiatan kepada media ini,  mengatakan pengadaan sebanyak 200 ribu masker yang telah selesai diproduksi oleh 35 kelompok penjahit dari kalangan masyarakat di sembilan (9) Kecamatan ada di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh ini.

“Ini swakelola untuk memberdayakan masyarakat agar ekonomi stabil di tengah Pandemi,” kata Wahyudi sembari menambahkan Insyah Allah mulai Rabu, 17 Juni 2020.

akan kita bagikan melalui setiap Kecamatan, untuk diserahkan ke masyarakat melalui masing-masing Reje kampung.

Dia menambahkan realiasi pengadaan sebanyak 200 ribu masker yang sudah selesai dikerjakan, pembuatan masker tersebut sudah dimulai dari awal Mei 2020 dengan menghabiskan biaya Rp 1,4 miliar dari sumber anggaran APBK.

“Jadi untuk para penjahit kita berikan harga Rp 7.000,- per masker. Tapi itu belum dipotong PPH, PPN, dan Infaq. Nah setelah dipotong itu mereka dapat harga per maskernya yaitu Rp 5.886,37,-. Artinya per masker itu dipotong Rp 1.113,63,- untuk pajak,” tutur Wahyudi.

Selain itu kata Wahyudi program pengadaan masker tersebut juga bertujuan untuk meningkat kan lapangan pekerjaan  di tengah pandemi.

“Justru itu pelaksanaannya di putuskan secara swakelola, dan telah dibagikan kepada 35 kelompok penjahit di sembilan (9) Kecamatan, hal ini bertujuan untuk pemberdayakan ekonomi masyarakat sesuai dengan instruksi Bupati,” tutur Wahyudi.

Namun begitu, untuk spesifikasi masker yang diproduksi ini memiliki dua lapis kain. Kain tersebut berkualitas bagus.

Bahkan pembuatan maskernya pun panjang dan lebar, yang sudah di atur sesuai spesifikasi dan rekomendasi gugus tugas COVID-19,” ungkap Wahyudi.(Man)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.