Muarateweh, KALTENG | Berita Merdeka Online — Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, mendukung upaya penangkar benih padi untuk mengembangkan padi baru, jenis Inpari Nutri Zinc, hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan peningkatan produksi padi sawah melalui benih bersertifikat.

Kegiatan tanam perdana padi sawah varietas inpari Nutri Zinc dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Bidang Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Teweh Selatan bertempat di desa Trehean Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, pada Senin kemarin (20/06/2022), ucap staf kabid pertanian Selasa 21/06/2022 di Muarateweh.

Kegiatan dihadiri, Kepala Dinas Pertanian Kab Barito Utara Syahmiludin A. Surapati beserta Kepala Bidang Dinas Pertanian terkait, Camat Teweh Selatan Asmuri, Kapolsek Teweh Selatan Ujang Sartono, Danramil 1013 Teweh Selatan Kapt.Inf.M. Guntur, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Teweh Selatan Surya, Kepala Desa Trehean, Kelompok Tani ( Poktan) Hadaduhup desa Trehean.

Kepala Dinas Pertanian, Syahmiludin A.Surapati mengatakan hal ini adalah tanam perdana varietas padi inpari nutri zinc dalam bentuk kegiatan sekolah lapang atau ( proses pembelajaran non formal bagi petani, untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengali potensi) di lahan petani, ada dua Kelompok Tani yang ada di Desa Trlahean dan Desa Trinsing dengan luas lahan yang di usahakan 20 hektar.
Kita memiliki keinginan, memiliki sekolah lapangan yang didukung oleh Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah.

“Untuk jenis varietas inpari nutri zinc, hanya ada dua Kabupaten dipilih pelaksanaan kegiatannya, yaitu di Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Pulang Pisau, sebagai penangkar padi yang ada label putih ( label pokok ), ucapnya.

Beliau menambahkan dari hasil sekolah lapang hasilnya akan di beli kepada petani dan Kelompok Tani di luar lokasi. Dalam sekolah lapang ada tahapan tahapan yang dilaksanakan, dimana ini menjadi pembelajaran bagi kelompok tani, di karenakan semua tahapan tersebut, akan di catat dan dipantau perlakuan apa yang di lakukan. Sehingga nanti hasil produksi dari produktivitas akan di ukur menjadi bahan kegiatan, inovasi teknologi pertanian, jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian Kab Barito Utara, Bambang Suprianto didampinggi Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Surya, menurutnya kehadiran padi varietas baru inpari nutri zinc ini memiliki kandungan Zn lebih tinggi, dan memiliki banyak kelebihan di banding beberapa varietas lain dalam hal kandungan Zn, kaya nutrisi, cita rasanya enak, dan hasilnya lebih tinggi daripada hasil padi lainnya, ucapnya.

Setelah gerakan tanam padi bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, melanjutkan dengan temu wicara, tanya jawab dengan kelompok tani, demi untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian serta apa saja yang menjadi kendala dan kekurangan di lapangan.( carli/ynto

Muarateweh,Bimol. Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, mendukung upaya penangkar benih padi untuk mengembangkan padi baru, jenis Inpari Nutri Zinc, hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan peningkatan produksi padi sawah melalui benih bersertifikat.

Kegiatan tanam perdana padi sawah varietas inpari Nutri Zinc dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Bidang Ketahanan Pangan dan Holtikultura, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Teweh Selatan bertempat di desa Trehean Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, pada Senin kemarin (20/06/2022), ucap staf kabid pertanian Selasa 21/06/2022 di Muarateweh.

Kegiatan dihadiri, Kepala Dinas Pertanian Kab Barito Utara Syahmiludin A. Surapati beserta Kepala Bidang Dinas Pertanian terkait, Camat Teweh Selatan Asmuri, Kapolsek Teweh Selatan Ujang Sartono, Danramil 1013 Teweh Selatan Kapt.Inf.M. Guntur, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Teweh Selatan Surya, Kepala Desa Trehean, Kelompok Tani ( Poktan) Hadaduhup desa Trehean.

Kepala Dinas Pertanian, Syahmiludin A.Surapati mengatakan hal ini adalah tanam perdana varietas padi inpari nutri zinc dalam bentuk kegiatan sekolah lapang atau ( proses pembelajaran non formal bagi petani, untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengali potensi) di lahan petani, ada dua Kelompok Tani yang ada di Desa Trlahean dan Desa Trinsing dengan luas lahan yang di usahakan 20 hektar.
Kita memiliki keinginan, memiliki sekolah lapangan yang didukung oleh Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Tengah.

“Untuk jenis varietas inpari nutri zinc, hanya ada dua Kabupaten dipilih pelaksanaan kegiatannya, yaitu di Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Pulang Pisau, sebagai penangkar padi yang ada label putih ( label pokok ), ucapnya.

Beliau menambahkan dari hasil sekolah lapang hasilnya akan di beli kepada petani dan Kelompok Tani di luar lokasi. Dalam sekolah lapang ada tahapan tahapan yang dilaksanakan, dimana ini menjadi pembelajaran bagi kelompok tani, di karenakan semua tahapan tersebut, akan di catat dan dipantau perlakuan apa yang di lakukan. Sehingga nanti hasil produksi dari produktivitas akan di ukur menjadi bahan kegiatan, inovasi teknologi pertanian, jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian Kab Barito Utara, Bambang Suprianto didampinggi Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Surya, menurutnya kehadiran padi varietas baru inpari nutri zinc ini memiliki kandungan Zn lebih tinggi, dan memiliki banyak kelebihan di banding beberapa varietas lain dalam hal kandungan Zn, kaya nutrisi, cita rasanya enak, dan hasilnya lebih tinggi daripada hasil padi lainnya, ucapnya.

Setelah gerakan tanam padi bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, melanjutkan dengan temu wicara, tanya jawab dengan kelompok tani, demi untuk peningkatan produktivitas hasil pertanian serta apa saja yang menjadi kendala dan kekurangan di lapangan. (carli/ynto)