Bengkulu Tengah, Berita Merdeka Online — Gabungan Ormas dan LSM Bersatu (Golbe) Kabupaten Bengkulu Tengah menyoroti belum adanya kepastian pelantikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bengkulu Tengah secara definitif. Proses seleksi yang telah berlangsung cukup lama dinilai menimbulkan tanda tanya besar bagi masyarakat Bengkulu Tengah mengenai arah kebijakan pemerintah daerah.

Koordinator Golbe Bengkulu Tengah, Hasnul Effendi, melalui Ketua LSM Tegar RI Bengkulu Tengah, Tri Nurhidayat, menyampaikan bahwa lambatnya proses penyelesaian seleksi jabatan Sekdakab kian menimbulkan kegelisahan publik. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui kapan pejabat Sekdakab definitif akan dilantik, mengingat posisi tersebut merupakan jabatan strategis yang memengaruhi jalannya roda pemerintahan.

“Kami mempertanyakan kapan seleksi Sekdakab ini selesai, karena prosesnya sudah berjalan sangat lama. Kalau terus seperti ini, kapan pelantikannya dilakukan?” ujar Tri Nurhidayat, Kamis 11 Desembar 2025

Golbe menilai bahwa pejabat Sekda definitif sangat dibutuhkan untuk memastikan kesinambungan program pemerintah dan efektivitas birokrasi. Tanpa pejabat definitif, banyak kebijakan yang berpotensi berjalan tidak optimal.

Perwakilan Golbe Bengkulu Tengah memberikan pernyataan terkait proses seleksi Sekdakab.
Gabungan Ormas dan LSM Bersatu (Golbe) Kabupaten Bengkulu Tengah

Tri juga menjelaskan bahwa empat nama yang mengikuti seleksi Sekdakab Bengkulu Tengah, yakni Tomi Marisi, Helmi Yuliandri, Nurul Iwan Setiawan, dan Ayatul Muktadin, merupakan figur-figur yang memiliki kemampuan serta pengalaman yang cukup untuk menduduki jabatan tersebut.

“Keempat calon itu adalah orang-orang hebat dan memiliki kelebihan masing-masing. Bupati tentu membutuhkan figur yang mampu bekerja cepat dan memahami kebutuhan daerah,” jelasnya.

Ia menilai, Helmi Yuliandri misalnya, dikenal sebagai sosok senior dengan jaringan luas hingga ke tingkat pusat. Menurutnya, hal ini akan sangat bermanfaat bagi Bengkulu Tengah dalam memperkuat hubungan dan koordinasi program dengan pemerintah pusat.

Sementara itu, Tomi Marisi disebut memiliki banyak pengalaman memimpin beberapa OPD, sehingga dianggap memiliki kedisiplinan dan rekam jejak yang baik. Begitu pula dengan Nurul Iwan Setiawan yang saat ini dipercaya memegang dua jabatan sekaligus, dinilai mampu mengelola tugas besar dalam pemerintahan.

Adapun Ayatul Muktadin, yang kini menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekdakab, dianggap telah memahami kondisi internal daerah dan memiliki pengalaman langsung menjalankan peran tersebut.

Tri menambahkan, pihaknya berharap Sekdakab definitif nantinya berasal dari pejabat yang telah lama bekerja di Kabupaten Bengkulu Tengah. Alasannya, figur yang sudah lama mengabdi di daerah akan lebih memahami kondisi sosial, geografis, dan birokrasi lokal.

“Kita berharap Sekdakab terpilih nanti adalah orang yang memang sudah lama bekerja di Kabupaten Bengkulu Tengah. Mereka lebih paham situasi daerah, baik luar maupun dalam,” pungkas Tri.

Golbe meminta Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah segera memberikan kejelasan tahapan proses seleksi dan jadwal resmi pelantikan agar masyarakat tidak terus bertanya-tanya, sekaligus demi memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan profesional.***

Editor: Redaksi


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.