PURWOREJO – Semangat personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo tidak surut meski menghadapi kendala teknis saat mengerjakan pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Kamis (30/7/2026).

Gangguan pada sistem hidrolik mesin molen membuat proses penuangan adukan beton tidak dapat dilakukan seperti biasa.

Untuk menghindari terhambatnya pekerjaan, anggota Satgas bersama warga langsung mengambil inisiatif dengan memindahkan dan menuangkan material beton secara manual.

Meski membutuhkan tenaga lebih besar, seluruh personel tetap bekerja penuh semangat.

Kekompakan dan budaya gotong royong menjadi kunci agar proses pengecoran tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Danramil 10/Bruno, Kapten Inf. Eko Setiawan, menjelaskan bahwa kendala di lapangan merupakan bagian dari dinamika pelaksanaan pembangunan.

Menurutnya, hambatan tersebut tidak mengurangi tekad Satgas TMMD dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik tepat waktu.

“Kerusakan pada hidrolik molen tidak menghentikan pekerjaan. Anggota Satgas tetap bekerja secara manual dengan penuh semangat dan kebersamaan agar pembangunan jalan dapat terus berlangsung. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kapten Inf. Eko Setiawan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satgas serta warga Desa Watuduwur yang terus menunjukkan semangat kebersamaan selama pelaksanaan TMMD.

Sinergi antara TNI dan masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai program pembangunan.

Dengan tekad pantang menyerah, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708/Purworejo optimistis seluruh sasaran pembangunan di Desa Watuduwur dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga hasilnya segera dimanfaatkan untuk meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.