SEMARANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menargetkan Jembatan Kaca Tinjomoyo, yang diharapkan menjadi ikon wisata baru di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo, dapat beroperasi pada awal tahun 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Wing Wiyarso Poespojoedho, mengonfirmasi hal tersebut pada Minggu (14/7) lalu.

“Target operasionalnya awal 2025 harus sudah berjalan,” ujar Wing, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, penyelesaian pembangunan jembatan kaca Tinjomoyo ini merupakan bagian dari janji visi-misi pasangan Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Semarang.

Menanggapi banyaknya pertanyaan terkait operasional Jembatan Tinjomoyo, Wing menjelaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang masih menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana penunjang untuk Jembatan Kaca Tinjomoyo.

“Semua harus memenuhi syarat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) agar dapat dioperasikan dengan aman. Banyak komponen yang perlu diselesaikan, termasuk railing tangga, penutup railing, dan kelengkapan lainnya seperti jaring pengaman,” katanya.

Hal ini untuk memastikan tidak ada risiko bagi wisatawan.

Wing menegaskan bahwa operasional Jembatan Kaca Tinjomoyo akan menjadi lebih mudah setelah semua sarana dan prasarana penunjang terpenuhi.

“Insya Allah, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2024 dan anggaran murni tahun 2025, semuanya akan dioperasionalkan. Proyek fisik ini berada di bawah tanggung jawab DPU,” ujarnya.

Selain itu, Wing mengungkapkan bahwa saat ini, fokus utama adalah operasionalisasi jembatan kaca.

Pengembangan titik atau spot wisata baru akan menunggu tindak lanjut dari rencana pengembangan Hutan Wisata Tinjomoyo menjadi kebun raya.

“Pengembangan titik spot baru akan menunggu, sambil melanjutkan rencana menjadi kebun raya Tinjomoyo. Kerja sama ini dilakukan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan teman-teman Dinas Lingkungan Hidup,” jelas Wing.

Dengan demikian, Pemkot Semarang berharap Jembatan Kaca Tinjomoyo dapat segera menjadi destinasi wisata yang dapat dinikmati masyarakat, namun tetap aman bagi wisatawan.

Target operasional pada awal 2025 diharapkan dapat tercapai dan menjadi salah satu daya tarik baru di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo. (day)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.