SEMARANG, Beritamerdekaonline.com – Kantor pencarian dan pertolongan Semarang menggelar apel kesiapsiagaan dalam rangka siaga sar khusus lebaran tahun 2023 yang diikuti seluruh anggota Kansar pada Kamis 13 April 2023.

Heru Suhartanto, SH. selaku KaKansar Semarang sekaligus bertindak sebagai pembina apel dalam pidatonya membacakan pengarahan dari Kepala Basarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi

“Peningkatan jumlah pemudik meningkat dengan dicabutnya PPKM, sehingga tidak ada lagi larangan bagi warga untuk melaksanakan mudik lebaran. Ekonomi juga sudah membaik, ditambah lagi adanya libur dan cuti bersama menyebabkan animo masyarakat untuk melaksanakan tradisi mudik lebaran cukup tinggi,” ungkap Henri dalam pengarahan apel.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya kedaruratan luar biasa, yaitu kemacetan lalulintas ekstrim di ruas-ruas jalan tol yang dapat mengancam keselamatan pemudik.

Di sisi lain BMKG memperkirakan masih terdapat curah hujan dan gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang di sepanjang rute mudik.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut kita laksanakan siaga sar khusus yang akan dilaksanakan selama 20 hari dimulai tanggal 13 April 2023 hingga 3 Mei 2023,” ujar Henri dalam sambutannya.

Dalam apel siaga, Heru juga memaparkan kekuatan dan sarana prasarana yang akan diterjunkan dalam siaga khusus lebaran ini yaitu menyiagakan personel sebanyak 124 orang anggota Kansar Semarang, 300 potensi sar yang ada di wilayah kerja Kantor Sar Semarang.

“Kami juga siapkan alut darat berisi peralatan ekstrikasi, truck personil, alut laut KN SAR 231 Sadewa dan 4 buah RIB (Rigid Inflatable Boat), dan alut udara kami siapkan helikopter Dauphin HR 3606 yang akan ditempatkan di Exit toll Kalikangkung,” terangnya.

“Posko induk berada di Kantor Sar Semarang, posko permanen berada di Pos Sar Jepara, Surakarta, Wonosobo, unit siaga Sar borobudur, Rembang, dan Pemalang, serta disiapkan posko sar gabungan yang ditempatkan di exit toll brebes, exit Bojong Pekalongan, serta exit toll Kalikangkung,” pungkas Heru. (lim)