Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Kapolres Padang Panjang, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., pada Minggu (30/11/2025) menyampaikan perkembangan terbaru terkait data korban meninggal dunia akibat bencana galodo dan tanah longsor yang melanda kawasan Jembatan Kamba pada Kamis (27/11/2025).
Dalam keterangan kepada wartawan pada pukul 19.50 WIB, kapolres menjelaskan bahwa sebanyak 16 warga Padang Panjang dan 14 warga dari luar Padang Panjang tercatat meninggal dunia dalam musibah tersebut.
Korban Meninggal Dunia Warga Padang Panjang:
1. Nilmawati (59) – RT 20 Silaiang Bawah
2. Junimar (52) – RT 20 Silaiang Bawah
3. Maryulis (52) – RT 20 Silaiang Bawah
4. Zainal (50) – RT 20 Silaiang Bawah
5. Fitri Ramayani (29) – RT 20 Silaiang Bawah
6. Hengki (40) – RT 20 Silaiang Bawah
7. Netti (37) – RT 20 Silaiang Bawah
8. Meri Andani (30) – RT 20 Silaiang Bawah
9. Dafi Hamdani (12) – RT 20 Silaiang Bawah
10. Dylan Alfarizqi (5) – RT 20 Silaiang Bawah
11. Darman (46) – RT 20 Silaiang Bawah
12. Yunefa (47) – RT 20 Silaiang Bawah
13. Novihendri (37) – RT 20 Silaiang Bawah
14. Ristika Salsabila (14) – RT 20 Silaiang Bawah
15. Zahara Hidayani (12) – RT 20 Silaiang Bawah
16. Yulia Fitri Ningsih – RT 20 Silaiang Bawah
Korban Meninggal Dunia Warga Luar Padang Panjang:
1. Riki Saputra (38) – Singgalang, X Koto
2. Agung Purnomo (35) – Bukittinggi
3. Silvi Marta Putri (20) – Kel. Lolo, Pantai G
4. Robi Handaryo (42) – Kel. Saruaso, Kec. Tanjung Emas
5. Zeni S. Marpaung (24) – Anggota Subdenpom, asal Medan
6. Angger Raja Prakarsa (25) – Sei Durian, Lamposi, Payakumbuh
7. Gusrial (37) – Perum Grand Kedoya, Tiakar, Payakumbuh
8. Rahayu Putri Anjani (21) – Hilalang Lolo, Pantai Cermin, Solok
9. Johansa (66) – Kampung Hilia, Batang Kapas, Pessel
10. Satriadi (37) – Koto Rawang, Jurai, Pessel
11. Yori Ifrizal (36) – Sarasah, 2 Koto, Pasaman
12. Muhamad Rafi Bakri (21) – Situjuah Banda Dalam, Payakumbuh
13. Elvarida Susanti (46) – Komp. Ciputra Simpang Tiga, Bukit Raya, Pekanbaru
14. Mr. X – Anak laki-laki (belum teridentifikasi)
AKBP Kartyana juga turun langsung melakukan upaya evakuasi jenazah korban bencana alam tersebut melalui jalur yang terputus di kawasan Lembah Anai.

Kapolres menyampaikan duka mendalam atas korban yang ditemukan dan menegaskan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan, mengingat masih adanya laporan warga yang belum ditemukan.
Pihak kepolisian bersama TNI, BPBD, dan unsur relawan terus bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh korban dapat segera terevakuasi.
(Charles Nasution — Berita Merdeka Online)




Tinggalkan Balasan