Padang Panjang (Sumbar), Berita Merdeka Online — Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah galodo dan tanah longsor di Kota Padang Panjang, Kejaksaan Negeri Padang Panjang bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Padang Panjang melaksanakan kegiatan bhakti sosial di Kelurahan Silaing Bawah, salah satu wilayah yang mengalami kerusakan terparah akibat bencana tersebut.

Bencana yang terjadi pada Kamis, 27 November 2025 di kawasan Batas Kota, Silaing Bawah, menyebabkan puluhan rumah rusak berat dan berdampak pada aktivitas pendidikan anak-anak setempat. Berdasarkan pendataan awal, sedikitnya 80 warga terdampak, termasuk 22 anak sekolah serta sejumlah balita yang membutuhkan bantuan mendesak.

Sebagai wujud kehadiran negara dan empati aparat penegak hukum, Kejaksaan Negeri Padang Panjang bersama IAD menyalurkan berbagai jenis bantuan untuk meringankan beban warga terdampak bencana. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan ibadah, kebutuhan sandang, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan dasar anak dan balita.

Petugas Kejaksaan Negeri Padang Panjang dan IAD menyerahkan bantuan kepada warga terdampak galodo dan longsor di Kelurahan Silaing Bawah.
Kejaksaan Negeri Padang Panjang bersama IAD menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak galodo dan longsor di Kelurahan Silaing Bawah.

Bantuan yang diserahkan keluarga besar Kejaksaan Negeri Padang Panjang antara lain 2 dus perlengkapan salat, 10 handuk, 10 sajadah, 10 mukena, 20 jilbab, 6 daster pendek, 4 daster panjang, 22 lusin alat tulis, 22 tas sekolah, 22 pasang sepatu sekolah, 22 stel seragam sekolah, serta pakaian dalam pria dan wanita masing-masing 2 lusin.

Untuk kebutuhan anak-anak, Kejaksaan Negeri Padang Panjang juga menyerahkan 2 lusin kaos singlet anak, 2 lusin celana dalam anak, kaos singlet bayi usia 6 bulan dan 1 tahun sebanyak 2 lusin, 2 dus popok sekali pakai, serta perlengkapan kebersihan dan kebutuhan pribadi seperti sisir, jepit rambut, gunting kuku, pembalut wanita, jilbab anak SD, hingga 5 dus pakaian layak pakai.

Kepala Kejaksaan Negeri Padang Panjang, Adhi Setyo Prabowo, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud solidaritas aparatur kejaksaan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

“Kejaksaan bukan hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut merasakan kesedihan dan kebutuhan warga terdampak bencana. Melalui bhakti sosial ini, kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, terutama anak-anak agar dapat kembali bersekolah dengan layak,” ujarnya.

Ketua IAD Daerah Padang Panjang, Nuri Adhi, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari semangat kepedulian sosial keluarga besar Adhyaksa yang selalu berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Walaupun apa yang kami berikan ini tidak bisa menggantikan semua yang hilang, tetapi setidaknya dapat sedikit membantu. Kami membawa perlengkapan sekolah, kebutuhan anak, dan lainnya. Semoga apa yang kami berikan ini bermanfaat,” tuturnya.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung kepada warga terdampak di lokasi. Masyarakat Silaing Bawah diharapkan dapat segera bangkit dan memulihkan kondisi pascabencana.

Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Padang Panjang kembali menegaskan komitmennya untuk hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan sebagai wujud nilai-nilai Adhyaksa yang humanis dan berpihak kepada masyarakat.

(Charles Nasution – Berita Merdeka Online)