
PADANG PANJANG (Sumbar), Berita Merdeka Online – Kementerian Ekonomi Kreatif RI (Kemenekraf) menetapkan Kota Padang Panjang sebagai salah satu daerah pelaksana Workshop Pengembangan Sektor Fashion pada 2026. Program itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku industri kreatif sekaligus memperkuat daya saing produk fashion berbasis potensi lokal.
Sebagai bagian dari persiapan, tim Direktorat Fashion Kemenekraf yang dipimpin Maudy melakukan survei lapangan dan bertemu dengan Ketua Dekranasda Kota Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, di Hotel Rang Kayo Basa, Kamis, 6 Agustus 2026.
Maria Feronika mengatakan penunjukan Kota Padang Panjang membuka peluang bagi para pelaku usaha fashion lokal untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengembangkan produk. Menurut dia, banyak desainer di daerah itu masih membutuhkan pendampingan, baik dalam pengembangan desain maupun strategi bisnis.
“Desainer-desainer kita di Kota Padang Panjang masih membutuhkan bimbingan dan tambahan ilmu. Kami berharap workshop ini menjadi ruang belajar yang dapat meningkatkan kemampuan mereka,” kata Maria Feronika.

Maria Feronika, yang juga menjabat Ketua Pegiat Pendidikan Ekonomi Kreatif (PPEKRAF) Sumatera Barat, menilai subsektor fashion memiliki prospek untuk terus berkembang karena didukung kekayaan budaya Minangkabau yang dapat diterjemahkan menjadi produk kreatif bernilai ekonomi.
Ia berharap pelatihan tidak hanya membahas aspek desain, tetapi juga peningkatan kualitas produk, penguatan identitas merek, hingga strategi pemasaran agar pelaku usaha mampu memperluas akses pasar.
Dalam kunjungan tersebut, tim Direktorat Fashion Kemenekraf menilai kesiapan Padang Panjang sebagai lokasi penyelenggaraan workshop. Peninjauan meliputi dukungan pemerintah daerah, keberadaan komunitas ekonomi kreatif, serta ketersediaan fasilitas pendukung pelaksanaan kegiatan.
Hasil survei akan menjadi dasar bagi Kemenekraf dalam menyusun pelaksanaan program agar sesuai dengan kebutuhan daerah. Pemerintah berharap workshop tersebut mampu melahirkan desainer dan pelaku usaha yang lebih kompetitif, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Padang Panjang.
Audiensi turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Padang Panjang Busmar Chandra serta Kepala Bidang Pariwisata Dessy Via Cardena yang membidangi ekonomi kreatif.
(Charles Nasution)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan