Lahei Barat, beritamerdekaonline.com — Lahei Barat yang terletak dipinggiran Sungai Barito ,salah satu Kecamatan pemekaran dari Kecamatan Lahei Kab.Barito Utara ternyata sejak Juli thn 2016 sudah memiliki Unit PDAM (instlasi air bersih) hal itu diungkapkan kepala Unit Petraman ketika ditemui dikantornya Rabu 26/10/2022.

Petraman mengatakan PDAM Unit Lahei Barat yang dipimpinnya mulai thn 2016 dulunya dalam pengoperasian air bersih mengandalkan mesin genset ( belum masuk PLN) dan waktu itu biaya operasional melonjak untuk bahan bakar solar bisa mencapai Rp.30.000.000/ bln diluar kerusakan dan pemeliharaan. Namun hari ini mulai September 2022 sampai saat ini PDAM Unit telah memakai listrik PLN dan syukur pembayaran menurun kurang lebih Rp.14.000.000/ bln ( hemat 50%) dari genset.

Penting diketahui PDAM Unit Lahei Barat per Oktober thn 2022 memiliki 600 KK pelanggan resmi ( legal ), dan pemasangan tidak ada yang illegal, saya sebagai kepala Unit punya tanggung jawab moral dan selalu berusaha menghindari diluar aturan yang berlaku.
Yang jelas saya dan rekan- rekan berusaha meningkatkan dalam melayani masyarakat dengan baik , mencek setiap instlasi yang tersambung ke rumah pelanggan demi ntuk kelancaran bersama. Untuk kelancaran administrasi PDAM Unit wajib setor tagihan ke PDAM Muarateweh setiap tgl 26.

Mengenai pembayaran dari pelanggan semenjak saya menjabat sampai hari ini, masih aman dan terkendali . Saya sebagai kepala PDAM Unit tak lupa mengucapkan trimah kasih pada semua pelanggan dan untuk selanjutnya kami selalu berusaha meningkatkan pelayan pada masyarakat dan selalu siap menerima masukan demi kenyamanan bersama. (Car)