BREBES, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Pendidikan Politik bagi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dengan tema “Cerdas Berpolitik, Bertanggung Jawab, serta Sosialisasi Keselamatan dan Ketertiban Berlalu Lintas”, tempat Pendopo Bumiayu, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai organisasi kemasyarakatan dari wilayah Brebes Selatan, serta dihadiri Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Brebes Fetiana Dwiningrum, S.IP., M.Si., narasumber kompeten Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Brebes Karnodo, serta perwakilan Satlantas Polres Brebes Destian Ady Prasetyo, S.H.
Dalam sambutannya, Fetiana Dwiningrum menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi aktif seluruh Ormas.
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat peran Ormas dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di daerah.
Menurut Fetiana, pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan merupakan mitra strategis dalam memperkuat ketahanan nasional serta menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat. Ormas juga memiliki peran penting sebagai agen edukasi bagi masyarakat.
“Ormas memiliki posisi strategis dalam memberikan pemahaman politik yang sehat, bertanggung jawab, dan berorientasi pada persatuan serta keutuhan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber dari Bawaslu Brebes, Karnodo, menekankan bahwa Ormas memiliki peran krusial dalam membangun kesadaran politik masyarakat, khususnya menjelang dan selama tahapan Pemilu.
“Ormas bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga agen pendidikan politik yang menyejukkan, mencerahkan, dan mempersatukan,” kata Karnodo.
Ia menambahkan, Ormas dapat menjadi mitra Bawaslu dalam upaya pencegahan pelanggaran Pemilu, seperti praktik politik uang, penyebaran ujaran kebencian, berita hoaks, serta tindakan lain yang berpotensi merusak tatanan demokrasi.
“Bawaslu tidak hanya berperan dalam penindakan dan penyelesaian sengketa, tetapi juga mengedepankan pencegahan melalui edukasi dan sosialisasi,” tegasnya.
Karnodo berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk Ormas, dapat berpartisipasi aktif dalam mengawasi jalannya proses demokrasi agar berlangsung jujur, adil, damai, dan bermartabat.
Sementara itu, Destian Ady Prasetyo dari Satlantas Polres Brebes menyoroti pentingnya kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas di tengah tingginya mobilitas masyarakat di jalan raya.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkap Destian.
Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, kelengkapan surat kendaraan, penggunaan helm standar dan sabuk pengaman, serta menghindari perilaku berkendara berisiko merupakan langkah sederhana namun vital dalam menekan angka kecelakaan.
Destian juga memaparkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyumbang angka kematian tertinggi, dengan mayoritas melibatkan kendaraan roda dua.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun kesadaran kolektif akan pentingnya tertib berlalu lintas, serta terciptanya budaya berkendara yang aman, tertib, dan beretika. Ormas diharapkan dapat menjadi pelopor dan teladan dalam keselamatan berkendara,” pungkasnya. (Wawan Bambang AK)




Tinggalkan Balasan