Kabupaten Semarang, Berita Merdeka Online — Peresmian jalan hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, berlangsung meriah. Kesenian tradisional turut ditampilkan untuk menyambut tamu undangan sekaligus menghibur masyarakat, Kamis (13/8/2026).

Alunan musik tradisional berpadu dengan antusiasme warga yang memadati sekitar lokasi kegiatan. Penampilan para pelaku seni menghadirkan suasana berbeda dalam momentum peresmian salah satu sasaran fisik TMMD tersebut.

Bagi masyarakat Desa Cukil, kehadiran kesenian tradisional bukan sekadar hiburan. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari ungkapan kegembiraan sekaligus apresiasi atas selesainya pembangunan jalan yang dikerjakan melalui semangat gotong royong.
Sejak acara dimulai, warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan pertunjukan. Suasana semakin hidup ketika para pelaku seni menampilkan kesenian tradisional di hadapan masyarakat dan tamu undangan.

Jalan yang diresmikan memiliki arti penting bagi warga. Dengan kondisi akses yang semakin baik, masyarakat berharap mobilitas sehari-hari menjadi lebih mudah, termasuk untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial.

Pembangunan jalan tersebut juga menjadi gambaran nyata kolaborasi antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Selama pelaksanaan program, keduanya bekerja bersama menyelesaikan sasaran pembangunan demi kepentingan warga.

Menariknya, peresmian jalan tidak hanya menghadirkan hasil pembangunan fisik. Kesenian tradisional mendapat ruang untuk tampil dan menjadi bagian dari perayaan masyarakat.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pembangunan desa dapat berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Kemajuan infrastruktur tidak harus menghilangkan identitas lokal, justru dapat menjadi momentum untuk kembali memperkenalkan dan menjaga kesenian tradisional di tengah masyarakat.

Kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, tokoh masyarakat, pelaku seni dan warga pun semakin terasa. Mereka menyatu dalam suasana syukur atas selesainya program TMMD Reguler ke-129.

Peresmian jalan akhirnya bukan hanya menjadi seremoni penyerahan hasil pembangunan. Kegiatan tersebut berubah menjadi pesta kebersamaan warga Desa Cukil, di mana hasil pembangunan dirayakan bersama dengan kekayaan budaya lokal.

Dengan jalan yang semakin baik dan semangat gotong royong yang tetap terjaga, masyarakat Desa Cukil diharapkan dapat terus memanfaatkan serta merawat hasil pembangunan TMMD.

Lantunan kesenian tradisional yang mengiringi peresmian pun menjadi kenangan tersendiri dari perjalanan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga—sebuah perpaduan antara pembangunan, kebersamaan dan pelestarian budaya desa.
Reporter: Ikhsan


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.