Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Ribuan perempuan memakai gaun kebaya penuh warna memenuhi jalan Imam Bonjol sekitar bundaran Hotel Indonesia di hari bebas kendaraan (CFD), Minggu, 14 Juli 2024.

Berdasarkan pantauan beritamerdekaonline.com perempuan berkebaya ini datang berkelompok sejak pukul 6:00 wib pahi hari.

Perempuan berkebaya ini menggelar flasmob di bundaran HI bersama kelompok perempuan lainnya.

Kelompok Kongres Wanita Indonesia (Kowani) penyelenggara acara bersama Federasi Olahraga dan Kreasi Budaya Indonesia (Fokbi) melibatkan perempuan dari berbagai kalangan.

Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto mengatakan gelar kebaya nasional ini akan dihelat pada 24 Juli 2024, di Senayan.

Menurut Giwo dengan melestarikan budaya berkebaya maka menunjukkan sebagai warisan sebuah bangsa dan mempunyai identitas.

Foto: (tengah, kebaya putih) Ketua Umum Kowani, Giwo Rubianto saat berswa foto bersama perempuan berkebaya lainnya

“Kowani dan komunitas perempuan berkebaya menunjukkan makna yang mendalam bagi perempuan Indonesia,” kata putri dari Almarhum Gubernur DKI Jakarta Wiyogo tahun 1987 – 1992.

Giwo juga menegaskan Perempuan berkebaya nasional sudah sesuai dengan keputusan presiden nomor 19 tahun 2023. “Tetapi tidak dengan menggunakan kebaya ala korea,” pungkasnya.

Tampak ribuan perempuan berkebaya berswa foto dengan bangganya berkebaya berikut dengan pernak- perniknya

Kowani dan komunitas perempuan berkebaya berperan penting dalam menjaga dan mempromosikan kebaya sebagai simbol identitas perempuan Indonesia. Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai kalangan, kebaya dapat terus hidup dan berkembang dalam budaya Indonesia, tetap mempertahankan orisinalitas dan nilai-nilai tradisionalnya. (@ms)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.