PADANG PANJANG (Sumatera Barat), Beritamerdekaonline.com – Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Sumatera Barat, Ny. Evi Kusdiani Kunrat, mengajak anggota PIPAS melestarikan budaya batik sekaligus mengembangkan keterampilan yang berpotensi menjadi peluang usaha keluarga. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan edukasi membatik di Rumah Batik Canting Buana Kreatif, Kota Padang Panjang, pada 23–24 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat dan diikuti Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Ny. Dewi Nofyenti Novri, serta perwakilan anggota PIPAS dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan se-Sumatera Barat.

Dalam kegiatan itu, peserta mempelajari tahapan pembuatan batik, mulai dari pembuatan pola, penggunaan canting untuk mengaplikasikan malam pada kain, hingga proses pewarnaan. Pelatihan dipandu langsung oleh pemilik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, S.Sn., M.Sn.

Evi mengatakan, edukasi membatik menjadi salah satu upaya untuk menambah wawasan dan keterampilan anggota sekaligus memperkuat kebersamaan antaranggota PIPAS.

“Melalui kegiatan tersebut, kami berharap anggota PIPAS Daerah Sumatera Barat dapat memperoleh pengalaman baru sekaligus ikut mendukung pelestarian budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia. Keterampilan yang diperoleh juga diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu menunjang perekonomian keluarga,” ujar Evi, Selasa (27/10).

Evi Kusdiani Kunrat Ajak Anggota PIPAS Sumbar Lestarikan Batik

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Widdiyanti dan tim Canting Buana Kreatif atas pengetahuan serta pendampingan yang diberikan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Menurut Evi, keterampilan membatik dapat menjadi bekal bagi anggota untuk mengembangkan kreativitas dan membuka peluang usaha apabila ditekuni secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DWP Rutan Kelas IIB Padang Panjang, Dewi Nofyenti Novri, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Rutan Padang Panjang sebagai tuan rumah pertemuan rutin PIPAS Daerah Sumatera Barat.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota dari berbagai satuan kerja pemasyarakatan sekaligus memperkenalkan potensi lokal Kota Padang Panjang.

Pemilik Canting Buana Kreatif, Widdiyanti, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia berharap kegiatan edukasi membatik dapat meningkatkan minat anggota PIPAS terhadap batik lokal serta mendorong kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PIPAS Daerah Sumatera Barat dalam mendukung pelestarian budaya batik, memperkuat silaturahmi antaranggota, dan mendorong pengembangan keterampilan kreatif yang berpotensi memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.

(Charles Nasution)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.