ASAHAN, Beritamerdekaonline.com – Sistem keamanan dan kenyamanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) sangat amburadul, hal ini dirasakan oleh pasangan suami istri (Pasutri) Khairul dan Suriani, salah satu warga Buntu Sebrang, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, Senin (26/10/2020), yang kehilangan tas saat menjaga adiknya Sri Hartati, yang sedang operasi bersalin di RSUD HAMS Kisaran.
Dijelaskan Khairul, saat di temui beritamerdekaonline.com, di RSUD HAMS, ia sangat sedih kali pasalnya Tas Istrinya hilang ketika menjaga adiknya yang sedang operasi di RSUD HAMS. Kejadian tersebut sekitar pukul 11:00 Wib, saat dirinya sedang tidur diruang tunggu, ketika terbangun Tas tersebut sudah hilang.
“Saya langsung melaporkan kejadian ini ke pihak RSUD, namun pada saat itu Sekurity/Satpam tidak ada di Pos sekitar pukul 01.15 Wib, kemudian saya bertanya kepada perawat ditempat. Ia mengatakan disini sering terjadi kehilangan bang, padahal isi tas tersebut, ada Hp, KK, KTP, ATM dan uang,” ucap Khairul dengan nada geram.
Dikatakannya lagi, ia sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Asahan, dirinya berharap agar kedepannya sistem keamanan dan kenyaman RSUD HAMS tidak terulang kembali. (Dodi Antoni)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan