Muara Teweh, Berita Merdeka Online Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, resmi melantik dan merotasi sejumlah pejabat eselon IIb di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Antang Muara Teweh pada Senin (4/5/2026) dan digelar secara tertutup dari akses wartawan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan pelantikan dan rotasi jabatan terhadap sejumlah pejabat tinggi pratama (eselon IIb). Kegiatan ini menjadi bagian dari penyegaran birokrasi guna meningkatkan efektivitas kinerja pemerintahan daerah.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, dengan melibatkan pejabat lama dan pejabat baru yang mengisi posisi strategis di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Pelantikan pejabat Pemkab Barito Utara di Balai Antang Muara Teweh.

Rotasi jabatan ini dilakukan sebagai langkah penyegaran organisasi. Sejumlah pejabat diketahui telah menjabat lebih dari lima tahun di posisi yang sama. Pemerintah daerah menilai perlu adanya penyesuaian guna mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

“Penempatan pejabat disesuaikan dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi,” demikian informasi yang dihimpun dari lingkungan Pemkab Barito Utara.

Pelantikan dilakukan secara resmi, namun tidak terbuka bagi media. Hal ini memunculkan perhatian publik terkait transparansi kegiatan pemerintahan. Meski demikian, proses rotasi tetap berjalan sesuai mekanisme administrasi yang berlaku di lingkungan aparatur sipil negara.

Berikut sejumlah pejabat eselon IIb yang mengalami rotasi dan promosi jabatan:

  1. Sudiyono – dari Kabag Persidangan Setwan menjadi Sekwan
  2. Muhammad Hendra Erwira Syah – menjadi Kadis Dukcapil
  3. Muhammad Iman Topik – menjadi Kadis Pendidikan
  4. Mochamad Ikhsan – menjadi Kepala BPBD
  5. Annisa Cahyawati – menjadi Asisten Administrasi Umum
  6. (Nama tidak lengkap) – menjadi Kadis Perdagangan dan Perindustrian
  7. Agus Siswadi – menjadi Kadis Nakertranskop UKM
  8. Edi Kesumajaya – menjadi Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik
  9. Yaser Arapat – menjadi Kepala Bappeda
  10. Ardian – menjadi Kepala Diskominfosandi
  11. Syahmiludin A. Surapati – menjadi Kadis PMPTSP
  12. Pariadi A.R – menjadi Kadis Budparpora
  13. Suparmi – menjadi Kepala Satpol PP
  14. Jufriansyah – menjadi Kepala BPPD
  15. Fakhri Fauzi – menjadi Kepala BKPSDM
  16. Dewi Handayani – menjadi Kadis Kearsipan dan Perpustakaan

Pelaksanaan pelantikan yang tertutup dari wartawan menjadi sorotan tersendiri. Dalam prinsip keterbukaan informasi publik, kegiatan pemerintahan pada umumnya dapat diakses oleh media sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. (Carli)