TULANG BAWANG, Berita Merdeka Online – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Dinas Kesehatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat transformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan dasar yang terintegrasi bagi seluruh siklus kehidupan masyarakat. Kegiatan berlangsung di Hotel Sapadia Tulang Bawang, Rabu (22/7/2026).
Bimbingan teknis tersebut diikuti 80 peserta yang terdiri dari Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten, kecamatan, kampung/kelurahan, penanggung jawab promosi kesehatan Puskesmas, serta melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan.
Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tulang Bawang Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tulang Bawang Ny. Ida Seprida Haryanto, S.E., M.Ec.Dev., jajaran TP-PKK Kabupaten Tulang Bawang, pejabat Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Tulang Bawang, serta perwakilan lintas sektor lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang, Dr. Fatoni, S.Kep., Ns., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas Tim Pembina Posyandu agar mampu mendukung implementasi transformasi Posyandu secara optimal.

Selain memperkuat kompetensi peserta, kegiatan tersebut juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi mengenai pembinaan, monitoring, dan evaluasi Posyandu melalui kolaborasi lintas sektor.
Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tulang Bawang, Ny. Herlinawati Qudrotul, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan Posyandu tidak hanya bergantung pada kader, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
“Saya mengajak seluruh peserta mengikuti bimbingan teknis ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta membangun komitmen bersama dalam mewujudkan Posyandu yang berkualitas, aktif, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Herlinawati.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung atau kelurahan, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat menjadi faktor utama dalam memperkuat kualitas layanan Posyandu.
“Keberhasilan Posyandu bukan hanya tanggung jawab kader semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan,” tambahnya.
Dalam bimbingan teknis tersebut, peserta memperoleh materi mengenai Kebijakan Transformasi Posyandu, Peran dan Fungsi Tim Pembina Posyandu berbasis Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta Kebijakan Pelayanan Posyandu di Bidang Kesehatan.
Materi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Tulang Bawang, yang menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan dasar kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil pelatihan di wilayah kerja masing-masing sehingga kualitas pelayanan Posyandu semakin meningkat, lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu, bayi, balita, remaja, hingga lanjut usia.
Bimbingan teknis tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dalam mempercepat transformasi pelayanan kesehatan primer melalui Posyandu yang aktif, mandiri, dan berkualitas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. (ADV)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan