KEPAHIANG, Berita Merdeka Online – Memasuki hari keempat dan kelima pasca Idulfitri, jajaran Polres Kepahiang melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reserse Kriminal kembali menggelar kegiatan pengecekan dan pemantauan terhadap distribusi bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Kabupaten Kepahiang, Sabtu (5/4/2025).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan serta kestabilan harga bahan pokok tetap terjaga selama masa libur Lebaran. Kegiatan yang dilaksanakan secara acak di sejumlah toko dan kios sembako ini menjadi bagian dari strategi pencegahan terjadinya penimbunan, kelangkaan, maupun lonjakan harga yang bisa merugikan masyarakat.
Menurut Bripka Nanda Wijaya, SH, anggota Unit Tipidter Polres Kepahiang, kegiatan pengawasan ini tetap dilaksanakan meski dalam suasana Idulfitri. Hal ini didasari oleh pentingnya memastikan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok tidak terganggu selama masa libur panjang.
“Meski masih suasana lebaran, giat bapokting tetap berjalan karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada kelangkaan yang bisa memicu kenaikan harga,” ungkap Bripka Nanda.
Ia menambahkan bahwa pengecekan ini sejalan dengan instruksi langsung dari Kapolres Kepahiang AKBP M. Faisal Pratama, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Denyfita Mochtar, S.Tr.K, MM, yang menegaskan pentingnya pengawasan intensif pada masa rawan seperti libur panjang Lebaran.
Dari hasil pengecekan yang dilakukan hari ini, petugas menyatakan bahwa kondisi ketersediaan bahan pokok masih terpantau aman. Baik dari segi jumlah maupun harga, tidak ditemukan indikasi terjadinya kelangkaan ataupun kenaikan harga yang signifikan.

Beberapa bahan pokok yang menjadi fokus pemantauan antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya. Sejumlah pedagang menyatakan bahwa pasokan dari distributor masih berjalan lancar.
“Untuk saat ini, harga-harga masih stabil. Barang datang rutin seperti biasa dari agen. Tidak ada kendala distribusi,” ujar Toni, salah satu pedagang di Pasar Kepahiang.
Meski kondisi lapangan terpantau stabil, aparat kepolisian tetap mewaspadai potensi adanya praktik penimbunan bahan pokok yang bisa menimbulkan kelangkaan dan gejolak harga.
“Kami terus pantau, jangan sampai ada pelaku usaha yang dengan sengaja menimbun stok demi keuntungan pribadi. Bila ditemukan pelanggaran hukum seperti penimbunan, akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegas Bripka Nanda.
Unit Tipidter Polres Kepahiang juga mengimbau masyarakat untuk melapor jika menemukan indikasi adanya permainan harga atau penimbunan oleh oknum pedagang maupun distributor.
Langkah proaktif Polres Kepahiang dalam mengawasi distribusi bahan pokok ini merupakan bentuk perlindungan terhadap hak konsumen dan menjaga kestabilan ekonomi masyarakat pasca Lebaran. Dengan aktivitas ekonomi yang mulai bergeliat kembali usai libur panjang, aparat ingin memastikan bahwa masyarakat tetap dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga wajar.
AKP Denyfita Mochtar menegaskan bahwa pemantauan ini akan terus berlanjut hingga situasi benar-benar dipastikan aman. “Kami tidak hanya melakukan inspeksi mendadak, tapi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat rantai distribusi bahan pokok,” ujarnya.
Masyarakat menyambut baik kegiatan pengawasan ini. Warga berharap pengawasan tidak hanya dilakukan saat Lebaran, tetapi juga secara berkala sepanjang tahun.
“Bagus kalau polisi turun langsung ke lapangan. Kadang pedagang suka naikin harga semaunya, apalagi kalau menjelang hari besar,” ujar Sri Rahayu, warga Kecamatan Kepahiang.
Menurutnya, dengan hadirnya aparat di pasar-pasar dan toko-toko, pedagang akan lebih berhati-hati dan masyarakat merasa lebih terlindungi dari potensi permainan harga.
Dalam menjaga stabilitas pangan, Unit Tipidter Polres Kepahiang juga menjalin kerja sama dengan Dinas Perdagangan dan instansi terkait lainnya. Tujuannya agar setiap kebijakan pengawasan dan penindakan memiliki landasan hukum serta didukung dengan data yang valid dari lapangan. (SampurBuana)




Tinggalkan Balasan