SLEMAN, BERITA MERDEKA Online – Bentrok dua pendukung pasangan capres-cawapres di Simpang Tiga, Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, DIY mengakibatkan satu orang tewas. Terkait insiden yang terjadi Minggu (24/12/2023) lalu, polisi menangkap dua pelaku. Bentrok dua kubu pendukung pasangan capres-cawapres di Sleman itu sebelumnya viral di media sosial. Akibat insiden itu, dua orang luka-luka setelah dikeroyok massa salah satu paslon.
Selang beberapa hari kemudian, salah seorang korban meninggal dunia di rumah sakit. Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Risky Adrian mengatakan, bentrokan berawal saat iring-iringan konvoi sepeda motor massa pendukung salah satu paslon tersebut dilempari batu oleh warga.
“Ada 2 korban luka-luka. Satu korban masih dalam tahap pemulihan. Satu korban lain di RSUP Sardjito meninggal dunia,” katanya, Jumat (29/12/2023). Dia mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) diketahui ada empat pelaku pengeroyokan. Dua di antaranya ditangkap dan dua lainnya masih buron. “Salah seorang tersangka masih berstatus anak di bawah umur, maka tidak dihadirkan dalam gelar kasus ini.
Selain kedua tersangka yang telah ditangkap, kami juga masih mengejar dua tersangka lainnya,” ujarnya. Selain menangkap dua tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya batu dan kayu, serta pakaian korban. Akibat perbuatannya, kedua tersangka terancam hukuman penjara paling lama 12 tahun. (INT)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan