SEMARANG, Berita Merdeka Online – Jembatan penghubung warga di RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, roboh setelah diterjang derasnya aliran Sungai Beringin pada Kamis (15/1) lalu. Akibatnya, akses warga terputus total dan mereka terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas sehari-hari.
Untuk menyeberang, warga harus membayar Rp 2 ribu sekali jalan menggunakan getek atau perahu kecil. Kondisi ini menyulitkan warga yang hendak bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas lainnya.
Menyoroti situasi tersebut, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang agar segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali–Juana untuk memperbaiki jembatan atau setidaknya membangun jembatan darurat.
“Sampai saat ini warga masih terisolir. Mereka harus naik getek untuk beraktivitas, seperti bekerja dan sekolah. Sekali jalan Rp 2 ribu,” ujar Kadar Lusman, yang akrab disapa Pilus, Senin (19/1).
RW 7 sendiri terdiri dari dua RT, yakni RT 4 dan RT 5, yang terpisah oleh aliran Sungai Beringin. Sungai tersebut memisahkan permukiman warga dengan akses jalan utama menuju Kelurahan Mangunharjo dan wilayah Mangkang Wetan. Jumlah warga di kawasan itu diperkirakan mencapai 150 hingga 200 kepala keluarga.

Pilus menilai, kondisi tersebut sangat berbahaya mengingat curah hujan masih tinggi.
“Sekarang masih musim hujan. Kalau ada limpasan air dari atas, ini sangat berisiko bagi warga yang menyeberang dengan perahu,” tegasnya.
Ia berharap Pemkot Semarang dan BBWS segera mengambil langkah konkret agar warga dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menjelaskan bahwa jembatan tersebut berada di bawah kewenangan BBWS Pemali–Juana.
“Jembatan itu sebelumnya merupakan jembatan sementara yang dibangun oleh BBWS dan belum permanen. Saat ini kami sudah berkoordinasi agar segera dilakukan perbaikan,” pungkas Suwarto.(day)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan