SRAGEN, Berita Merdeka Online – Pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga membawa dampak langsung bagi warga sekitar.
Salah satu yang merasakan manfaat itu adalah Mak Yem, pemilik warung kecil di pinggir desa, Selasa (5/5/2026).
Warung sederhana milik Mak Yem mendadak ramai dikunjungi anggota Satgas TMMD.
Mereka datang silih berganti untuk membeli makanan dan minuman sebagai pengisi tenaga di tengah padatnya aktivitas pembangunan.
Kondisi ini membuat dagangan Mak Yem cepat habis, berbeda jauh dari hari-hari biasanya.
Sejak pagi, suasana warung terlihat hidup. Para prajurit berhenti sejenak dari pekerjaan, lalu berkumpul di warung untuk beristirahat sambil menikmati hidangan sederhana.
Percakapan ringan dan tawa kecil mewarnai interaksi antara warga dan anggota Satgas, menciptakan suasana akrab yang jarang terjadi sebelumnya.
Mak Yem menyambut kondisi ini dengan rasa syukur. Ia mengaku senang karena usahanya mendapat tambahan rezeki selama kegiatan TMMD berlangsung.
Kehadiran Satgas tidak hanya membantu pembangunan desa, tetapi juga menggerakkan ekonomi kecil milik warga setempat.
Menurutnya, peningkatan penjualan ini memberi semangat tersendiri.
Ia merasa terbantu di tengah kondisi usaha yang biasanya berjalan biasa saja.
Momen ini ia anggap sebagai berkah yang datang bersamaan dengan kegiatan pembangunan di desanya.
Sementara itu, Serka Darwanto yang berada di lokasi menyampaikan pandangannya mengenai interaksi tersebut.
Ia menilai hubungan antara Satgas dan warga berjalan hangat dan saling menguatkan.
Kehadiran TMMD, menurutnya, tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan dampak sosial dan ekonomi.
“Warga ikut merasakan manfaatnya. Ini sudah menjadi bagian dari rezeki yang memang datang pada waktunya. Kami juga senang bisa berbagi kebersamaan dengan masyarakat,” ungkapnya.
Dari sebuah warung kecil di Desa Puro, cerita sederhana itu menggambarkan dampak nyata TMMD di tengah masyarakat.
Bukan hanya pembangunan jalan atau fasilitas, tetapi juga tumbuhnya kebersamaan, interaksi sosial, dan perputaran ekonomi yang dirasakan langsung oleh warga.




Tinggalkan Balasan