Sebanyak 600 Wali Korong se-Kabupaten Padang Pariaman dikukuhkan sebagai anggota Satuan Tugas Sinergi Aksi Cegah Kekerasan Pelecehan Perempuan dan Anak (Satgas SIGAP).

Padang Pariaman, Brita Merdeka Online — Sebanyak 600 Wali Korong se-Kabupaten Padang Pariaman dikukuhkan sebagai anggota Satuan Tugas Sinergi Aksi Cegah Kekerasan Pelecehan Perempuan dan Anak (Satgas SIGAP).

Pengukuhan dilakukan Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) dalam Apel Akbar Satgas SIGAP di Sporthall Padang Pariaman, Kamis (17/9/2026).

Pembentukan Satgas SIGAP menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga ke tingkat lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, para Wali Korong juga ditandai dengan pemasangan rompi sebagai simbol kesiapan menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Bupati John Kenedy Azis menegaskan, perempuan dan anak memiliki hak untuk hidup aman, bermartabat, serta terbebas dari kekerasan, pelecehan, diskriminasi dan tindakan yang merendahkan martabat manusia.

“Perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditunda dan tidak boleh diabaikan,” tegas JKA.

Menurutnya, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan hanya persoalan pribadi yang dapat diselesaikan di dalam keluarga. Persoalan tersebut merupakan masalah sosial yang membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, JKA meminta Satgas SIGAP tidak hanya menjadi struktur organisasi atau kegiatan seremonial. Keberadaannya harus mampu dirasakan masyarakat, terutama dalam mencegah kekerasan sejak dini dan memastikan korban mendapatkan perlindungan serta penanganan yang tepat.

Khusus kepada 600 Wali Korong yang telah dikukuhkan, JKA meminta agar setiap kasus kekerasan terhadap perempuan maupun anak yang ditemukan di wilayah masing-masing segera dilaporkan kepada kepolisian atau aparat penegak hukum.

“Jangan dilindungi, jangan diabaikan. Kalau ada tindakan kekerasan terhadap ibu dan anak, segera laporkan kepada aparat penegak hukum. Kalau ada yang melindungi atau mengabaikan, akan diberikan sanksi tegas,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Padang Pariaman berkomitmen memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan melalui kerja sama lintas sektor, peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan layanan perlindungan yang responsif dan berkelanjutan.

Apel akbar tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara, asisten dan staf ahli, kepala OPD, Ketua TP-PKK, para camat, wali nagari serta seluruh Wali Korong se-Kabupaten Padang Pariaman.

Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Perempuan dan Anak yang disampaikan Pembina Satgas SIGAP, Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari.

Dengan melibatkan Wali Korong yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Satgas SIGAP diharapkan mampu memperkuat deteksi dini dan membangun lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman. (R/KN)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.