Asahan, Beritamerdekaonline.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok VII Fakultas Hukum Universitas Asahan melakukan Gotong Royong (Gotroy) dan bersih-bersih bersama masyarakat di area selokan pemukiman Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan.
Jum’at (04/03/2023).

Kegiatan merupakan salah satu wujud Gerakan Indonesia Bersih dengan tagline ‘ayo budayakan hidup bersih dan sehat’, yang bertujuan untuk menghidupkan kembali gotong royong dan bersih-bersih di dalam diri masyarakat. Mahasiswa dan masyarakat bersama-sama membersihkan area selokan dan di lanjutkan dengan membersihkan kawasan permukiman warga.
Kegiatan tersebut di lakukan untuk mengantisipasi maraknya penyakit malaria yang sering terjadi di berbagai daerah dan juga mengantisipasi terjadinya banjir akibat dari tumpat nya saluran air (selokan) maka dari itu mahasiswa KKN kelompok VII FH UNA berinisiatif untuk bekerja sama melakukan Gotong Royong dan Bersih-bersih bersama dengan pihak perangkat desa Aek Songsongan dan Masyarakat.

Faisal Ariansyah Lubis, salah satu peserta KKN Mahasiswa Fakultas Hukum yang juga merupakan Ketua Kelompok VII KKN tersebut kepada (Media) mengatakan jika kegiatan gotong royong dan bersih-bersih Area Selokan dan kawasan pemukiman warga merupakan kegiatan pertama mereka mengawali program KKN Mahasiswa di fase pasca Covid-19.

“Kebersihan merupakan karakter yang baik, menjaga kebersihan adalah bagian dari pola hidup sehat. Kita juga perlu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara gotong royong bersama warga. Lingkungan bersih dapat menghindarkan kita dari berbagai penyakit dan bencana alam” Jelas Faisal

Sementara Kepala Desa Aek Songsongan,Edi Syahputra Manurung merasa senang dan berterimakasih kepada mahasiswa peserta KKN Mahasiswa Fakultas Hukum UNA karena telah mengadakan kegiatan gotong royong dan bersih-bersih ini, dengan demikian desa menjadi bersih serta memberikan kenyamanan kita tinggal karena lingkungannya yang bersih dan merasa bahwa kegiatan seperti ini sangat bagus untuk mahasiswa dan masyarakat.

“kegiatan gotong royong dan bersih-bersih di Desa ini memang sudah sedikit menghilang karena kurangnya kesadaran masyarakat, saya harap dengan kegiatan ini bisa menimbulkan kembali kesadaran di dalam diri masyarakat tentang pentingnya kebersihan dan cinta akan lingkungan sekitar,” Pungkas Edi pada saat Kegiatan bersih-bersih berjalan dengan sangat lancar dan sesuai rencana, karena adanya keterlibatan masyarakat yang bergabung bersama mahasiswa terutama dari unsur tokoh masyarakat desa aek songsongan.

Mahasiswa KKN Kelompok VII Fakultas Hukum juga berharap agar kegiatan-kegiatan yang positif seperti dan lain-lain terus di lakukan agar menumbuhkan rasa sense of belonging di tengah-tengah masyarakat. (DODI ANTONI)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.