DENPASAR, BERITAMERDEKAONLINE.COM – Sebanyak empat orang terduga pelaku penyerangan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar, ditangkap. Dilaporkan juga dua oknum anggota TNI terlibat dalam peristiwa itu.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membenarkan Tim Gabungan Polresta Denpasar dan Sat Brimobda Bali telah mengamankan para terduga pelaku. Identitas keempatnya yakni NK, NS, UIT dan HR. Saat ini keempat pelaku telah diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

BACA JUGA : Polisi Menangkap Pencuri Sepeda Motor, Terancam Pasal 363 KUHP – Berita Merdeka Online

“Gerak cepat tim gabungan tersebut membuahkan hasil, di mana para pelaku dapat diamankan dengan cepat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/11/2023). Saat ini keempat pelaku telah diamankan Sat Reskrim Polresta Denpasar, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara terkait dugaan adanya anggota TNI yang terlibat, Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto mengaku telah mengamankan keduanya. Identitas keduanya yakni Praka JG dan Pratu VS. “Iyaa benar.

Saat ini dua oknum angggota tersebut sudah kita serahkan ke Polisi Militer untuk menjalani proses hukum,” katanya saat dihubungi, Selasa (28/11/2023).

Motif Penyerangan Kantor Satpol PP

Dua tentara yang ikut menyerang kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Denpasar pada pukul 04.30 Wita, Minggu (26/11/2023), ditangkap pada Senin malam (27/11/2023). Mereka adalah Praka JG dan Pratu VS. Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Kav Fadjar Wahyudi Broto menjelaskan JG dan VS sedang menjalani pemeriksaan di Pomdam IX/Udayana.

“Jika terbukti ada keterlibatan anggota TNI, Pangdam (Udayana) menegaskan akan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” tegas Fadjar melalui sisaran pers, Selasa (28/11/2023).

BACA JUGA : Aniaya Istri Sendiri, Sang Suami Terancam Hukuman Maksimal Delapan Tahun Penjara – Berita Merdeka Online

Kantor Satpol PP Denpasar diserang oleh 25 orang pada Minggu lalu. Penyerangan dilakukan setelah beberapa jam sebelumnya, anggota Satpol PP Denpasar merazia tempat prostitusi di Jalan Danau Tempe, Denpasar, Bali.

Anggota Satpol PP kemudian membawa 33 pekerja seks komersial (PSK) yang tak memiliki identitas ke kantor. Namun, mereka kabur, saat kantor Satpol PP Denpasar diserang. (INT)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.