Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Jay Arya Putra Singgih, yang mewakili Ketua Umum BPP HIPMI, pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Hotel Two K Azana Style, Kota Bengkulu.

Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Bengkulu menggelar Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2025. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI, Jay Singgih, yang mewakili Ketua Umum BPP HIPMI, pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Hotel Two K Azana Style, Kota Bengkulu.

Dalam sambutannya, Jay Singgih memberikan apresiasi kepada BPD HIPMI Bengkulu atas keberhasilan mereka dalam menyelenggarakan HIPMI Expo 2025, yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi Ketua Umum Yosia serta rekan-rekan HIPMI Bengkulu. HIPMI Expo 2025 sangat luar biasa, dengan partisipasi masyarakat yang sangat besar. Semoga ke depannya, HIPMI Bengkulu terus konsisten dalam menjalankan roda organisasi serta menyelenggarakan berbagai kegiatan, sehingga perekonomian di Provinsi Bengkulu semakin meningkat,” ujar Jay Arya Putra Singgih.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Bengkulu, Yosia Yodan, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antaranggota HIPMI guna memajukan Bengkulu.

“Kita harus berkolaborasi demi HIPMI bersatu, Bengkulu maju, dan kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tegasnya.

Diklatda dan Rakerda ini merupakan agenda strategis bagi BPD HIPMI Bengkulu. Diklatda bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam berbagai aspek, terutama dalam bidang kewirausahaan, kepemimpinan, dan inovasi bisnis. Sementara itu, Rakerda menjadi forum untuk menyusun program kerja dan rekomendasi kebijakan yang mendukung perkembangan dunia usaha di Bengkulu.

Acara ini dihadiri oleh para pengusaha muda Bengkulu serta pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan iklim usaha di daerah. Melalui diskusi dan pelatihan yang digelar dalam Diklatda, anggota HIPMI mendapatkan wawasan baru tentang strategi bisnis, pemasaran digital, serta pengelolaan usaha yang berkelanjutan.

Yosia Yodan berharap bahwa melalui kegiatan ini, para anggota HIPMI dapat semakin solid dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku usaha, untuk mendukung upaya HIPMI dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif di Bengkulu.

Dengan terselenggaranya Diklatda dan Rakerda 2025, diharapkan HIPMI Bengkulu semakin berkembang dan mampu melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang inovatif serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.