Restocking Ikan di Barito Utara Demi Ekosistem Berkelanjutan
Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara bersama warga menebar 26 ribu benih ikan ke Sungai Pendreh dan Danau Butong, Rabu (26/02/2025). Program ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan meningkatkan pasokan ikan bagi masyarakat setempat.

BARITO UTARA, Beritamerdekaonline.com – Anggota DPRD Barito Utara, Gun Sriwitanto, S.H., memberikan apresiasi terhadap program restocking benih ikan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Barito Utara. Program ini berlangsung di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, serta Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, dan bertujuan menjaga kelestarian ekosistem perairan serta meningkatkan ketersediaan ikan bagi masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat, saya sangat mendukung restocking ini. Ini langkah nyata untuk melestarikan sumber daya perikanan agar tetap berkelanjutan dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar Gun Sriwitanto, Rabu (26/02/2025).

Sebanyak 26 ribu benih ikan berbagai jenis, seperti Betok, Gurame, Patin, dan Grass Carp, ditebar di Sungai Pendreh dan Danau Butong. Sebelum penebaran, dilakukan kajian mendalam terkait kelayakan lingkungan serta pemantauan kualitas air guna memastikan keberhasilan program ini.

Gun Sriwitanto menegaskan bahwa restocking ikan ini bukan hanya meningkatkan populasi ikan di perairan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung perekonomian masyarakat setempat.

“Kita tidak hanya berbicara soal stok ikan, tetapi juga soal keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan. Jika ekosistem terjaga, masyarakat juga akan merasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, melalui perwakilannya menyampaikan bahwa restocking merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk menjaga ekosistem perairan dan meningkatkan produksi ikan di daerah tersebut.

“Kami berharap program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan populasi ikan, tetapi juga memberi manfaat ekonomi serta menjaga keseimbangan lingkungan bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya. (Carli)