Beritamerdekaonline.com, Bengkulu Tengah – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP, menghadiri sejumlah kegiatan penting di SDN 68 Bengkulu Tengah, Rabu (17/9/2025).

Rangkaian acara meliputi pemberian bantuan perlengkapan sekolah, penanaman simbolis jeruk kalamansi, serta peresmian musholla Warzuqni. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan motivasi baru bagi para siswa sekaligus memperkuat sarana pendidikan di daerah tersebut.

SDN 68 Bengkulu Tengah, yang berdiri sejak 1984 dan telah mengantongi akreditasi B, menjadi salah satu sekolah dasar besar di wilayah itu. Kepala sekolah beserta jajaran guru menyambut hangat kehadiran rombongan bupati. “Terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ini dukungan luar biasa bagi sekolah kami, semoga membuat anak-anak semakin rajin dan bersemangat belajar,” ujarnya penuh rasa syukur.

 

Bantuan yang diberikan meliputi perlengkapan sekolah untuk 22 siswa, di antaranya sepatu, tas, seragam merah putih, pramuka, dan buku tulis. Tidak hanya itu, Bupati juga menyempatkan diri meninjau langsung pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dan memberikan motivasi bagi siswa.

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Tomi Marisi, M.Si, menegaskan bahwa SDN 68 akan menjadi salah satu sekolah prioritas di Bengkulu Tengah. “Sekolah ini termasuk besar dan menjadi barometer kualitas pendidikan di daerah. Ke depan, SDN 68 akan diproyeksikan sebagai sekolah dasar percontohan,” jelasnya.

Selain aspek pendidikan, pemerintah daerah juga memperhatikan lingkungan sekolah. Hal itu ditandai dengan penanaman 45 pohon jeruk kalamansi di halaman sekolah. Kalamansi merupakan salah satu produk unggulan Bengkulu Tengah yang diharapkan bisa memberi nilai tambah bagi sekolah dan masyarakat sekitar.

Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian musholla Warzuqni. Fasilitas ini akan menjadi pusat kegiatan keagamaan siswa sekaligus memperkuat pendidikan karakter berbasis iman dan takwa.

Dalam sambutannya, Bupati Rachmat Riyanto menegaskan bahwa program bantuan pendidikan ini sudah berjalan tiga tahun berturut-turut. “Alhamdulillah, tahun ini kembali kita laksanakan. Tujuannya agar siswa lebih percaya diri, termotivasi, dan siap bersaing. Semoga langkah ini bisa mendukung proses pembelajaran mereka,” ungkapnya.

Kehadiran Bupati di SDN 68 Bengkulu Tengah bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata komitmen pemerintah dalam membangun generasi muda. Dengan sinergi antara pendidikan, lingkungan, dan spiritualitas, Bengkulu Tengah menegaskan tekadnya untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (Pendi)