Lebong, BeritaMerdekaOnline.com — Persoalan air bersih kembali menjadi sorotan di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Ketua Komisi III DPRD Lebong, Alpi Haryono, menegaskan komitmennya untuk mengawal kelancaran pasokan air bersih agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan yang merata tanpa kendala.

Menurut Alpi, distribusi air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang wajib dipenuhi pemerintah daerah dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tebo Emas, selaku penyedia layanan. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab pimpinan PDAM, Wilyan Bachtiar, dalam memastikan pelayanan berjalan maksimal.

“Banyak laporan masyarakat yang mengeluhkan pasokan air tidak lancar di beberapa wilayah. Ini masalah serius karena menyangkut kebutuhan pokok warga. Pemerintah daerah dan instansi terkait harus menjadikannya prioritas,” tegas Alpi, Rabu (5/11/2025).

Ketua Komisi III DPRD Lebong, Alpi Haryono, menegaskan komitmen mengawal kelancaran pasokan air bersih di Kabupaten Lebong.
Ketua Komisi III DPRD Lebong, Alpi Haryono

Menurutnya, air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, melainkan juga bagian dari hak dasar masyarakat yang dijamin oleh konstitusi. Karena itu, pihaknya akan terus mendorong peningkatan sistem distribusi air bersih, terutama di wilayah rawan kekeringan atau daerah dengan tekanan air rendah.

“Kami di Komisi III akan terus berkoordinasi dengan pihak eksekutif dan PDAM untuk mencari solusi cepat dan efektif. Jangan sampai keluhan warga dibiarkan berlarut,” ujar Alpi.

Lebih jauh, Alpi mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi air PDAM Tirta Tebo Emas. Langkah ini dinilai penting untuk menemukan akar masalah yang menyebabkan terganggunya aliran air di beberapa kecamatan.

“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Apakah masalahnya di jaringan pipa, sumber air, atau sistem pengelolaan? Kalau akar masalahnya sudah ditemukan, solusi yang diambil bisa lebih tepat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia juga meminta PDAM agar lebih transparan kepada publik mengenai jadwal distribusi air dan langkah-langkah penanganan gangguan pasokan. Keterbukaan informasi, menurutnya, penting untuk membangun kepercayaan antara lembaga publik dan masyarakat.

Alpi memastikan bahwa Komisi III DPRD Lebong akan terus mengawal setiap kebijakan dan anggaran yang berkaitan dengan pelayanan air bersih. Ia berharap masyarakat dapat segera merasakan perbaikan nyata.

“Kami berkomitmen memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk pemenuhan air bersih yang layak. Ini bukan hanya tugas PDAM, tapi tanggung jawab bersama antara legislatif dan eksekutif,” tegasnya menutup pernyataan.

Sebagai informasi, PDAM Tirta Tebo Emas merupakan penyedia utama air bersih di Kabupaten Lebong yang memiliki jangkauan layanan hingga ke kecamatan-kecamatan terpencil. Publik dapat memantau informasi terkini mengenai layanan air bersih melalui laman resmi pemerintah daerah di lebongkab.go.id serta pemberitaan di BeritaMerdekaOnline.com yang rutin memantau isu publik dan layanan dasar masyarakat. (Mira Lestari)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.