BENGKULU TENGAH, Berita Merdeka Online — Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi dunia pendidikan untuk terus berperan dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.
Hal tersebut disampaikan Kepala SDN 32 Bengkulu Tengah, Dr. Rohidin, M.Pd.I, dalam pesan kemerdekaan kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat, Senin (12/8/2026).
Dengan mengusung semangat “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” Rohidin menekankan bahwa kemerdekaan tidak hanya menjadi warisan sejarah, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus diisi melalui tindakan nyata.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu cara penting untuk menjaga dan melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa. Sekolah, kata dia, tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai kebangsaan kepada anak-anak.
“Kemerdekaan adalah anugerah. Menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama. Di SDN 32, kami percaya bahwa cara paling mulia menjaga Indonesia adalah dengan mendidik anak-anak dengan hati,” ujar Dr. Rohidin, M.Pd.I.
Rohidin menegaskan, pembangunan bangsa tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pendidikan sejak jenjang sekolah dasar memiliki peranan penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter.
Ia mengibaratkan perjuangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan pada masa merebut kemerdekaan. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan senjata, kini perjuangan dapat dilakukan melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan.
“Pahlawan dulu mengangkat senjata. Hari ini kita mengangkat pena dan buku. Guru mengajar dengan ikhlas, orang tua mendampingi dengan kasih, dan anak-anak belajar dengan semangat. Dari sinilah kita membangun negeri,” lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi dorongan agar seluruh unsur pendidikan tidak kehilangan semangat dalam menjalankan tugas masing-masing. Guru diharapkan terus memberikan keteladanan, sementara orang tua berperan mendampingi proses tumbuh dan belajar anak di lingkungan keluarga.
Di sisi lain, para siswa didorong untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh pendidikan dengan sebaik-baiknya. Semangat belajar dinilai menjadi salah satu bentuk kontribusi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rohidin juga menyampaikan pesan khusus kepada siswa SDN 32 Bengkulu Tengah. Ia mengajak anak-anak untuk memiliki cita-cita tinggi, sekaligus membangun karakter yang menjadi bekal menghadapi masa depan.
“Untuk anak-anakku SDN 32: Jadilah anak yang cerdas, jujur, dan cinta tanah air. Bermimpilah setinggi langit. Karena masa depan Indonesia ada di pundak kalian,” tuturnya.
Menurutnya, kecerdasan akademik perlu berjalan seiring dengan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap bangsa. Nilai-nilai tersebut dinilai penting agar generasi penerus tidak hanya mampu bersaing secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi masa depan.
Dari ruang kelas SDN 32 Bengkulu Tengah, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh: mendidik anak dengan hati, membangun karakter dengan keteladanan, serta membekali generasi muda dengan ilmu untuk Indonesia yang lebih maju.
Pewarta: Amri Junaidi
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan