Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Suasana khidmat menyelimuti Balai Raya Semarak Bengkulu pada Senin (17/11/2025) saat sejumlah tokoh penting nasional dan daerah menerima anugerah gelar adat sebagai bentuk penghormatan atas jasa serta dedikasi mereka bagi Bengkulu dan Indonesia. Acara yang digelar lembaga adat ini turut dihadiri Bupati Bengkulu Tengah, Drs. Rachmat Riyanto, S.T., M.AP, yang dalam adat bergelar Baginda Maharaja Sakti II.

Dalam pernyataannya, Bupati Rachmat Riyanto menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pemberian gelar adat kepada putra-putri terbaik Bengkulu yang telah berkiprah di berbagai bidang. Ia berharap gelar tersebut semakin memotivasi penerimanya untuk terus berkontribusi bagi daerah.
“Semoga putra-putri terbaik Bengkulu ini yang berkarier dan berkiprah di mana pun hari ini dapat memberikan kontribusi lebih, sehingga menghadirkan kebanggaan bagi masyarakat Bengkulu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penganugerahan ini diharapkan mampu mengangkat nama Bengkulu hingga dikenal luas di tingkat nasional bahkan internasional.
“Saya berharap dengan gelar adat ini, nama Bengkulu bukan hanya dikenal di Indonesia saja, tetapi juga di seluruh dunia. Itu harapan saya,” tuturnya.
Dalam prosesi adat tersebut, Irjen Pol (Purn) Drs. H. Supratman MH, mantan Kapolda Bengkulu, menerima gelar Raja Khalifah 2 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya dalam menjaga keamanan dan memberikan pengabdian terbaik selama bertugas di Bengkulu.
Di bidang pertahanan maritim, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansya SH, CHRMP, M.Tr. Opsla bin Syarif Syafri dianugerahi gelar Pangeran Jaya Kesuma 2. Pemberian gelar ini mencerminkan penghargaan terhadap kontribusinya dalam memperkuat keamanan laut nasional, termasuk wilayah strategis Bengkulu yang memiliki potensi maritim besar.
Dari sektor pertahanan darat, Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriadi S.I.P, MS.DA bin Affudin Taib menerima gelar Panglima Raja, sebuah bentuk apresiasi atas kepemimpinannya dalam menjaga pertahanan negara. Sementara dari unsur penegakan hukum, Jamintel Kejaksaan Agung RI Prof. Dr. Reda Manthovani SH, LL.M diberi gelar Adipati Kembang Agung.
Pemerintah daerah Bengkulu juga memperoleh kehormatan melalui penganugerahan gelar adat kepada Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, yang menerima gelar Sutan Inanyat Syah. Istrinya, Khairunnisa Helmi Hasan, turut mendapatkan gelar Putri Malayan Deni sebagai bentuk penghargaan atas kepeduliannya terhadap masyarakat.
Selain itu, Danrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Ariyanto dianugerahi gelar Rio Setanggai Panjang, sedangkan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono S.IK., M.Si menerima gelar Depati Bangun Binang. Kajati Bengkulu Victor Antonius Saragih Sidabutar SH., MH juga memperoleh gelar adat, yakni Depati Bangsa Radin.
Penganugerahan gelar adat ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya Bengkulu sekaligus mengapresiasi tokoh-tokoh yang telah memberikan sumbangsih nyata bagi daerah dan bangsa.


Tinggalkan Balasan