Kabupaten Semarang — Beritamerdekaonline — Pekerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terus dikebut.
Memasuki tahap penyelesaian, personel Satgas TMMD bersama masyarakat memanfaatkan mesin bor tangan dan berbagai perkakas portabel untuk mempercepat pemasangan baut pada kusen jendela rumah warga, Minggu (9/8/2026).

Penggunaan peralatan tersebut memberikan efisiensi dalam proses pengerjaan. Jika sebelumnya pemasangan rangka dan kusen dilakukan secara manual yang membutuhkan waktu lebih panjang, penggunaan bor portabel membuat pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan presisi.

Selain menghemat waktu, penggunaan alat tersebut juga membantu memastikan sambungan kusen terpasang lebih kuat dan rapi. Setiap titik pemasangan baut dikerjakan secara cermat agar konstruksi jendela memiliki kekuatan yang baik serta dapat digunakan dalam jangka panjang.

Di lokasi, warga Desa Cukil dan prajurit Satgas TMMD tampak saling membantu mengoperasikan peralatan. Sebagian menyiapkan kusen dan material, sementara lainnya menggunakan bor untuk menyelesaikan pemasangan.
Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa program TMMD tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga mengedepankan cara kerja yang efektif untuk mengejar target pembangunan.
Pemanfaatan perkakas modern sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal dan mempraktikkan teknik pengerjaan yang lebih efisien. Terjadi proses berbagi pengalaman antara prajurit dan warga selama pekerjaan berlangsung.

Bagi Satgas TMMD, setiap penghematan waktu sangat berarti mengingat berbagai sasaran fisik harus diselesaikan sesuai target. Karena itu, penggunaan alat yang tepat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan kualitas pekerjaan.

Pengerjaan kusen jendela tersebut menjadi bagian dari rangkaian rehabilitasi RTLH yang bertujuan menghadirkan hunian lebih layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat Desa Cukil.
Di balik suara mesin bor yang bekerja, tersimpan gambaran lain dari semangat TMMD: pembangunan yang dilakukan bersama dengan memadukan tenaga, keterampilan, teknologi sederhana, dan gotong royong.

 

Dengan pekerjaan yang semakin efisien, target penyelesaian RTLH diharapkan dapat tercapai tepat waktu, sehingga rumah warga yang direhabilitasi segera dapat dimanfaatkan sebagai tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
( Ikhsan )


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.