Kabupaten Semarang — Beritamerdekaonline — Wajah baru rumah Imam Sukayat, warga Dusun Gompyong RT 16/RW 06, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, semakin terlihat. Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga kini memasuki tahapan penyelesaian.
Pada Minggu (9/8/2026), personel Satgas TMMD bersama masyarakat melaksanakan pemasangan pintu dan jendela sekaligus memberikan sentuhan akhir melalui pengecatan pintu rumah.
Pemasangan pintu dan jendela menjadi salah satu bagian penting dalam penyelesaian sebuah hunian. Selain menjadi akses keluar-masuk, pintu dan jendela juga berfungsi mendukung sirkulasi udara serta pencahayaan di dalam rumah. Keberadaannya sekaligus memberikan rasa aman dan membuat bangunan tampak lebih rapi.
Pekerjaan dilakukan secara teliti.
Personel Satgas TMMD bersama warga bergotong royong memasang kusen dan memastikan posisi pintu maupun jendela terpasang dengan tepat serta dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Setiap bagian dikerjakan dengan cermat agar hasil akhir rehabilitasi tidak hanya kuat secara konstruksi, tetapi juga memberikan nilai kenyamanan dan keindahan bagi penghuni.
Setelah pemasangan selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pengecatan pintu. Sapuan kuas yang dilakukan secara perlahan menjadi salah satu tanda bahwa rumah Imam Sukayat semakin mendekati garis akhir pembangunan.
Lapisan cat baru membuat tampilan rumah terlihat lebih bersih, segar, dan menarik. Perubahan tersebut menjadi pemandangan yang menggembirakan bagi Imam Sukayat dan keluarganya.
Bagi keluarga Imam, rumah yang sebelumnya membutuhkan banyak perbaikan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Suasana gotong royong juga begitu terasa di lokasi. Warga turut membantu berbagai tahapan pekerjaan, sementara personel TNI terus memastikan setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
Kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya tentang membangun rumah atau fasilitas umum. Lebih dari itu, program tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian dan hubungan antara TNI dengan masyarakat.
Dari pekerjaan dasar hingga sentuhan akhir berupa pemasangan pintu, jendela, dan pengecatan, seluruh proses menjadi bagian dari pengabdian prajurit kepada masyarakat.
Program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil pun kembali menunjukkan bagaimana pembangunan dapat menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong.
TNI dan rakyat bekerja bersama, saling membantu, dan saling menguatkan untuk menghadirkan perubahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kini, rumah Imam Sukayat semakin mendekati wujud yang diharapkan. Pintu dan jendela telah terpasang, warna baru mulai menghiasi bangunan, dan harapan untuk memiliki hunian yang lebih layak pun semakin nyata.
Sebab sebuah rumah bukan sekadar tempat berteduh. Di dalamnya ada keluarga, kebahagiaan, rasa aman, dan harapan untuk menatap masa depan yang lebih baik.
( Ikhsan )
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan