Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang punya ide dan gagasan untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) yang bersumber daerah sendiri
Limapuluh Kota, Berita Merdeka Online — Pemerintahan daerah Kabupaten Limapuluh Kota ( Sumbar ) di bawah kepemimpinan Bupati Safni Sikumbang bertekad untuk tidak selalu menadahkan tangan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan dana demi pembangunan di Limapuluh Kota.
Gagasan ini tentu saja Bupati Safni Sikumbang punya ide dan gagasan untuk mendapatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) yang bersumber dari daerah sendiri.
Percepatan pembangunan daerah tidak mungkin selalu dan cepat bisa tercapai, bila kita hanya mengharapkan bantuan dari pusat, karena pemerintah pusat tentu saja punya pola tersendiri untuk pembangunan wilayah NKRI.
Namun demikian, kita tidak mengecilkan arti dari bantuan pemerintah pusat demi tercapainya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia sebagai mana yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Mewujudkan percepatan pembangunan di Limapuluh Kota seperti dalam hal kebijakan pembangunan daerah, Bupati Safni Sikumbang menyatakan bahwa daerah Limapuluh Kota membutuhkan sosok pemuda pelopor yang memiliki skill di bidang peternakan, pengelolaan pupuk, pengelolaan sampah, pertanian dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan pada transfer dana pusat.

“Pemerintah daerah akan berusaha meningkatkan PAD dengan mensupport kelompok peternakan, kelompok tani, dan pariwisata. Dengan demikian, diharapkan daerah Limapuluh Kota dapat maju dan berkembang dengan baik ujar Safni Sikumbang ketika berdialog dengan wartawan media ini Nahar Sago di Rumdis Bupati Labuah Basilang kota Payakumbuh dalam suasana berlebaran.
Ada rumor yang berkembang, bahwa pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota di bawah kepeminponan Safni Sikumbang tidak akan berjalan dengan baik, pasalnya Safni Sikumbang bukan berlatar belakang seorang Pamong dan hanya seorang pengusaha di perantauan daerah Riau.
Namun hal ini ditampik oleh Safni, biar saya tidak berpendidikan tinggi yang hanya sekolah paket, tapi saya akan buktikan mana yang lebih berhasil memimpin dan membangun daerah ini dari pada orang- orang yang serjana dan berpangkat tinggi.
Ditegaskan Safni, bahwa dirinya tidak akan memperkaya diri sendiri dalam menjalankan pemerintahan, karena saya cukup mencari kekayaan di daerah rantau. Yang lebih penting bagi Safni semasa pemerintahannya masyarakat diupayakan terlepas dari belenggu kemiskinan dan kemelaratan.
Infrastruktur akan ditingkat ke seluruh pelosok Kabupaten Limapuluh Kota, justru itu sang Bupati tidak mau dibelikan mobil dinas dan cukup memakai mobil yang ada.
Sementara ada yang diperuntukan untuk membeli mobil baru itu kita akan pergunakan untuk membeli alat berat untuk percepatan pembangunan di pelosok-pelosok. Ketegasan ini berkali-kali disampaikan sang Bupati pilihan rakyat ini di beberapa tempat terkhusus ketika bersilaturahmi dengan insan Pers di Balai Wartawan menjelang hari lebaran lalu. (Nahar Sago)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan