Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh pelajar Sekolah HighScope Indonesia Bengkulu. Kali ini, Cindy Khairiah Kurniawan berhasil meraih Juara Pertama English Speech Competition dalam ajang EDUCREATIVE FESTIVAL AS SYAKUR 2025 (EDUFAS) yang digelar di Kompleks Pendidikan As Syakur, Kota Bengkulu, pada Selasa (28/10). Kompetisi ini merupakan salah satu kegiatan tahunan yang bertujuan menumbuhkan semangat kreativitas, kecerdasan, serta karakter islami di kalangan pelajar.

Cindy Khairiah Kurniawan, Pelajar HighScope Bengkulu Raih Juara Pertama English Speech Competition di Ajang EDUFAS 2025.

Dengan mengusung tema “Berkarya dengan Ilmu, Berakhlak dengan Al-Qur’an,” Cindy tampil memukau di hadapan dewan juri dan penonton. Melalui kemampuan berbicara bahasa Inggris yang fasih, ekspresif, dan penuh makna, ia sukses menarik perhatian sejak awal penampilannya. Dalam pidatonya, Cindy menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak mulia yang bersumber dari ajaran Al-Qur’an dalam membentuk generasi muda yang cerdas sekaligus berkarakter.

Lebih dari sekadar penyampaian kata, Cindy juga mengangkat isu kemanusiaan dengan menyinggung konflik yang terjadi di Palestina. Ia menyerukan kepada para pendengar agar menjadikan ilmu dan nilai-nilai dalam Al-Qur’an sebagai pedoman untuk menebarkan pengetahuan, cinta, dan perdamaian di tengah dunia yang penuh tantangan. Pesan moral yang kuat dan relevan tersebut menjadi nilai tambah yang menguatkan performanya di mata para juri.

Salah satu dewan juri, Dr. Nur Aini, M.Pd., memberikan apresiasi atas penampilan Cindy. “Cindy menunjukkan kemampuan komunikasi yang luar biasa. Ia berbicara dengan percaya diri, menggunakan bahasa yang baik, dan menyampaikan pesan moral yang sejalan dengan tema lomba. Penampilannya benar-benar menginspirasi,” ujarnya memberikan penilaian.

Usai diumumkan sebagai pemenang, Cindy tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada guru pembimbing serta teman-teman yang selalu mendukung saya. Tema ini mengingatkan saya bahwa ilmu tanpa akhlak tidak akan membawa manfaat. Dengan berakhlak, ilmu akan menjadi cahaya bagi diri sendiri dan orang lain,” ungkap Cindy dengan penuh semangat.

Pihak panitia EDUFAS 2025 menyampaikan harapan agar kegiatan seperti ini terus menjadi wadah bagi pelajar dalam mengembangkan potensi akademik, bakat berbicara, serta karakter islami yang kuat. Melalui kemenangan tersebut, Cindy tidak hanya membawa pulang piala, sertifikat penghargaan, dan uang pembinaan, tetapi juga meninggalkan inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berkarya dengan ilmu dan menjunjung tinggi akhlak berdasarkan Al-Qur’an.

Dengan prestasi yang diraih, Cindy Khairiah Kurniawan membuktikan bahwa kemampuan berbahasa asing dapat menjadi sarana untuk menyuarakan pesan moral, membangun karakter, serta mengharumkan nama sekolah dan daerah di tingkat nasional.