SEMARANG, Berita Merdeka Online – Anggota DPRD Kota Semarang, Dini Inayati, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk segera membangun kembali Jembatan Metro 2 yang hanyut akibat derasnya arus Sungai Babon.

Jembatan yang menghubungkan Kelurahan Meteseh dan Rowosari, Kecamatan Tembalang ini merupakan akses vital bagi ribuan warga dan sebelumnya dibangun secara swadaya oleh masyarakat.

Jembatan Metro 2 yang terbuat dari bambu dan kayu memiliki peran penting sebagai penghubung aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Selain itu, jembatan ini juga berfungsi sebagai jalur alternatif yang membantu mengurai kemacetan di Jembatan Metro 1, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.

“Jembatan ini sangat dibutuhkan warga. Selain menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial, juga berfungsi mengurai kemacetan di kawasan Metro. Kami berharap Pemkot Semarang bisa memfasilitasi pembangunan kembali dengan jembatan permanen,” kata politikus PKS tersebut, Senin (10/11).

Saat meninjau lokasi, Dini langsung berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Camat Tembalang untuk menindaklanjuti aspirasi warga.

Ia meminta agar Pemkot segera turun tangan membantu pembangunan jembatan, meskipun Sungai Babon berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), selama lahan yang digunakan merupakan fasilitas umum.

Menanggapi hal tersebut, DPU meminta pihak kecamatan segera menyampaikan surat permohonan resmi terkait pembangunan jembatan agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.

Tokoh masyarakat Meteseh, Son Haji, menyatakan kesiapan warga untuk bergotong royong.

“Ini kebutuhan mendesak. Kami siap bantu tenaga, material, dan alat berat jika anggaran pemerintah terbatas, yang penting akses warga bisa segera tersambung,” ujarnya.

Dini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mendorong realisasi pembangunan jembatan permanen demi kelancaran mobilitas dan keselamatan warga Tembalang.


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.