Dugaan Penipuan Dengan Investasi Alkes 1,8 Miliar, Korban Laporkan ke SPKT

0
506
Kuasa Hukum Fara,  Leo Siregar SH di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta Jumat malam (14/1/22)

Beritamerdekaonline.com, Jakarta– Dugaan penipuan, Fara melaporkan inisial GM dan KL ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya yang diduga telah menggelapkan uang dengan iming-iming bisnis alat kesehatan.

Melalui kuasa hukum Fara, Leo Siregar mengatakan adanya dugaan tindak pidana penipuan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terhadap kliennya.

Dan, dikemas dalam bentuk investasi suntik modal pengadaan alat kesehatan (Alkes) dengan iming-iming profit yang menguntungkan.

“GM dan KL adalah “upline” klien kami yang telah menyetor dana sejumlah kurang lebih 1,8 miliar,” kata Leo di Polda Metro Jaya, Jakarta, jumat tadi (14/1/22).

Laporan telah diterima polisi dengan nomor laporan LP/B/256/ I/2022/ SPKT/Polda Metro Jaya.

Menurut Leo, korban investasi ini sudah berjalan kurang lebih empat bulan yang lalu. Korban mengenalnya lewat sosial media.

“Mulai mulai bulan november 2021 disitu untuk pengembalian modalnya tidak didapatkan,” kata Leo.

Sementara, terlapor menjanjikan keuntungan ke pelapor sejumlah 25 persen dari modal yang ditransfer ke rekening BCA. “Modusnya terlapor memasang iklan di instagram untuk orang tertarik ikut (berinvestasi : red), dengan keuntungan yang besar.

Namun, hingga pelaporan ke Polda Metro Jaya, kliennya malah merugi sejumlah Rp1.845.730.000.

“Kami sudah berupaya melakukan mediasi dan somasi dua kali serta mendatangi terlapor ke rumah tapi terlapor, selalu tidak ada dirumahnya,” tandas Leo.

Kuasa hukum juga meyakini kerugian ini cukup besar dan berskala nasional. “Saya yakin bukan hanya klien saya saja yang mengalami kerugian, kerugiannya bisa hingga triliunan,” pungkas kuasa hukum Fara.

Leo berharap, agar terlapor segera mengembalikan modal kliennya. “Dan, korban yang serupa mendapat perlindungan hukum dan pihak kepolisian memberikan transparansi dalam penangan perkara,” tutupnya.(@ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here