KABUPATEN SEMARANG, Berita Merdeka Online — Persiapan peresmian jalan beton hasil program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, berlangsung penuh semangat. Satgas TMMD bersama mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar gladi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan lancar, Rabu (12/8/2026).
Sejumlah personel Satgas dan mahasiswa terlibat langsung dalam persiapan di lokasi. Mulai dari penataan tempat, pengaturan alur kegiatan hingga koordinasi teknis dilakukan secara bersama-sama.
Kekompakan tersebut menunjukkan kolaborasi lintas generasi dalam mendukung pembangunan desa.
Prajurit TNI dan mahasiswa terlihat saling membantu menyelesaikan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.
Gladi menjadi bagian penting sebelum acara peresmian digelar. Dengan simulasi dan koordinasi tersebut, berbagai kemungkinan kendala di lapangan dapat diantisipasi sehingga pelaksanaan peresmian nantinya berlangsung sesuai rencana.
Jalan beton yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Cukil. Infrastruktur tersebut dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Bagi mahasiswa UNNES, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana pembangunan desa dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Sementara bagi Satgas TMMD, kehadiran mahasiswa menjadi tambahan energi dalam mendukung rangkaian kegiatan hingga tahap akhir pelaksanaan program.
“Solid bergerak, desa membangun,” menjadi semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Gotong royong antara TNI, mahasiswa dan masyarakat memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga kerja sama dan kepedulian.
Jalan beton yang segera diresmikan nantinya bukan sekadar hasil pembangunan fisik. Lebih dari itu, jalan tersebut menjadi simbol kebersamaan yang mempertemukan kerja keras prajurit, kontribusi mahasiswa dan dukungan masyarakat.

Dari Desa Cukil, kolaborasi tersebut kembali memperlihatkan bahwa ketika berbagai elemen bergerak bersama, pembangunan dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas.
(Ikhsan).
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan