SEMARANG, Berita Merdeka Online – Jaringan Jurnalis Independen (JJI) Jawa Tengah mengecam tindakan kekerasan terhadap 3 wartawan yang terjadi di Kabupaten Grobogan beberapa hari yang lalu.

Dalam keterangannya, Ketua JJI Jateng, Adi Setijawan, SH mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan pernyataan sikap atas kejadian pemukulan dan pengeroyokan wartawan yang diduga dilakukan oleh sekelompok warga.

Insiden pengeroyokan sendiri terjadi di Desa Lebak Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan yang diduga dilakukan warga terhadap 3 wartawan online inisial BMA (wartawan MokiNews.com, TS (wartawan Berita7.net dan H (wartawan Suaraindonesia Online pada Sabtu (27/1/2024).

Atas tindakan pengeroyokan itu, ketiga korban mengalami sejumlah luka di sekujur tubuh akibat hantaman bogem mentah dan benda tumpul sehingga harus mendapatkan penanganan intensif.

“Pertama, mengutuk dan mengecam keras intimidasi dan kekerasan fisik terhadap jurnalis saat peliputan,” kata Adi Setijawan di Semarang, Selasa (30/1/2024).

Kemudian kata dia, intimidasi terhadap jurnalis yang tengah bertugas adalah ancaman nyata bagi kebebasan pers dan demokrasi yang tengah tumbuh di Tanah Air.

“Kami juga mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah tegas, mengusut, serta menangkap pelaku pengeroyokan terhadap para jurnalis,” ucapnya.

Ia meminta kepada semua pihak agar tidak mengintimidasi serta mengintervensi kerja jurnalistik yang profesional.

“Oleh karena itu, saya mengingatkan kepada seluruh jurnalis di Indonesia agar selalu berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugasnya,” ujar Adi.

Sebab, fungsi pers, lanjut Adi, adalah menyuarakan kebenaran serta berpihak pada kepentingan orang banyak. Kejadian kekerasan yang dialami wartawan di Grobogan adalah bentuk ancaman terhadap hal-hal lebih prinsip dalam kehidupan pers nasional, yakni ancaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers, yang diperjuangkan dengan pengorbanan besar dan mesti dilindungi negara Indonesia sebagai negara demokrasi. (**)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.