Muara Teweh, Berita Merdeka Online — Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara, Haji Al Hadi, menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi persoalan kemiskinan di daerah. Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi hasil Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan serta respons DPRD melalui Pemandangan Umum RAPBD 2026.

Menurut Al Hadi, kemiskinan merupakan persoalan multidimensi yang tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah. Keterlibatan masyarakat, sektor swasta, lembaga agama, dan pemuda sangat dibutuhkan untuk mempercepat perubahan di Barito Utara.

“Persoalan yang ada di daerah ini sangat banyak dan bersifat multidimensi. Karena itu perlu dukungan semua pihak demi terwujudnya kemajuan bersama,” ujar Al Hadi, Kamis (27/11/2025).

Politisi PKB tersebut menegaskan bahwa hasil Rakor Kemiskinan harus menjadi pijakan kolaboratif bagi seluruh pihak. Ia menyebutkan bahwa DPRD telah menyampaikan pandangan umum RAPBD 2026 sebagai dukungan terhadap agenda pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan.

“Kemiskinan adalah musuh bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, DPRD, swasta, lembaga keagamaan, dan seluruh warga sangat dibutuhkan untuk mencapai hasil yang nyata,” tuturnya.

Untuk memperkuat argumennya, Al Hadi mencontohkan kegiatan kerelawanan yang dilakukan Palang Merah Remaja (PMR) serta partisipasi dunia usaha dalam perbaikan jalan desa. Menurutnya, praktik gotong royong tersebut merupakan nilai budaya yang harus terus dijaga.

“Semangat ‘hunguy sama hunguy, hinting sama hinting’—filosofi Dayak tentang kebersamaan—harus kita hidupkan dalam setiap lini pembangunan,” tegasnya.

Al Hadi menambahkan bahwa keberhasilan penanggulangan kemiskinan sangat ditentukan oleh efektivitas program di lapangan. Peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan relawan muda dinilai penting untuk menjembatani proses tersebut.

“Program pemerintah harus sampai dan dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan. Tokoh masyarakat, tokoh agama, dan relawan muda seperti anggota PMR dapat menjadi jembatan yang efektif,” tandasnya.

Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat menjadi fondasi bagi percepatan penurunan kemiskinan sekaligus memperkuat pembangunan sosial di Barito Utara. (Carli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.