Kepahiang, Berita Merdeka Online – Pemerintah Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, mulai mempersiapkan arah pembangunan desa untuk Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan pra pelaksanaan pembangunan desa yang digelar di Kantor Desa Bandung Jaya, Minggu (18/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun program pembangunan yang transparan, partisipatif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Forum tersebut dipimpin langsung Kepala Desa Bandung Jaya, Suwandi, dan dihadiri perangkat desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Camat Kabawetan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.
Pra pelaksanaan pembangunan desa merupakan bagian dari tahapan perencanaan yang bertujuan menyelaraskan program pemerintah desa dengan kebutuhan riil masyarakat. Selain menjadi forum koordinasi, kegiatan ini juga membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai usulan prioritas pembangunan yang dinilai penting untuk direalisasikan pada tahun mendatang.

Kepala Desa Bandung Jaya, Suwandi, mengatakan pembangunan desa harus dijalankan secara terbuka dan mengedepankan kepentingan masyarakat secara luas. Menurutnya, penggunaan dana desa harus diarahkan pada program yang mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Seluruh program pembangunan Tahun Anggaran 2026 diharapkan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut mengawasi dan mendukung proses pembangunan desa,” ujar Suwandi dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan sumber daya manusia, hingga kegiatan sosial dan keagamaan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan desa. Karena itu, pemerintah desa memberikan ruang diskusi seluas-luasnya agar seluruh aspirasi warga dapat dihimpun dan dijadikan bahan pertimbangan dalam penyusunan program prioritas pembangunan Tahun Anggaran 2026.
Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan usulan terkait peningkatan sarana lingkungan, pembangunan fasilitas umum, pengembangan sektor pertanian, hingga peningkatan pelayanan sosial masyarakat. Seluruh masukan yang diterima nantinya akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah desa dan lembaga terkait sebelum ditetapkan sebagai program prioritas.
Sementara itu, pihak Kecamatan Kabawetan mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Bandung Jaya yang melibatkan masyarakat sejak tahap awal perencanaan pembangunan. Pendekatan partisipatif dinilai mampu menciptakan pembangunan desa yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Camat Kabawetan menilai sinergi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar seluruh program pembangunan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Dengan keterlibatan warga sejak tahap perencanaan, pembangunan desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Kegiatan pra pelaksanaan pembangunan desa tersebut juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Desa Bandung Jaya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah desa berharap seluruh program pembangunan yang akan dijalankan pada Tahun Anggaran 2026 dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan desa, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas hidup warga di Desa Bandung Jaya. (Adv)




Tinggalkan Balasan